Synology Meluncurkan PAS7700 Solusi Penyimpanan All Flash NVMe Enterprise

Synology Meluncurkan PAS7700 Solusi Penyimpanan All Flash NVMe Enterprise
Foto: Ilustrasi Synology Meluncurkan PAS7700 Solusi Penyimpanan All Flash NVMe Enterprise.

Synology resmi mengumumkan peluncuran PAS7700 di pasar Indonesia untuk memenuhi kebutuhan enterprise berskala besar. Perangkat teranyar ini menjadi sistem penyimpanan data all-flash NVMe perdana dari perusahaan yang mengusung arsitektur aktif-aktif.

Sistem ini dikembangkan khusus untuk menopang beban kerja yang krusial bagi organisasi modern. Seperti dikutip dari Investor Daily, infrastruktur ini menawarkan performa tinggi, operasional tanpa henti, sekaligus efisiensi biaya di tengah lonjakan volume data.

Kebutuhan terhadap pemrosesan data yang cepat melonjak signifikan seiring meluasnya adopsi kecerdasan buatan (AI) serta analisis big data di Indonesia. Sektor bisnis kini memerlukan sistem penyimpanan internal mumpuni demi menjaga kelangsungan operasional harian tetap stabil.

Indonesia Country Manager di Synology, Clara Hsu menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan di dalam negeri saat ini semakin aktif mengadopsi teknologi AI dan otomatisasi sistem. Fenomena tersebut memicu peningkatan beban kerja pada pusat data internal perusahaan secara masif.

"PAS7700 hadir sebagai jawaban langsung kami bagi berbagai industri di Indonesia yang ingin memperbarui infrastruktur yang sudah ada agar mampu mengikuti kebutuhan pengelolaan data yang terus meningkat pesat. Dengan arsitektur aktif-aktif yang sangat tangguh, PAS7700 memberikan fondasi yang kokoh agar pemrosesan data berskala besar dan aplikasi berbasis AI dapat terus berjalan dengan kecepatan penuh selama 24 jam sehari tanpa gangguan," ujar Clara dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/5/2026).

Executive Vice President of Synology NAS Group, Bie-i Chu menambahkan bahwa produk baru ini merupakan buah dari pengalaman panjang perusahaan selama lebih dari 25 tahun. Komparasi dan kolaborasi erat bersama pengguna enterprise melandasi pengembangan aspek performa dan skalabilitas sistem tersebut.

Perangkat ini telah melalui pengujian nyata selama satu tahun penuh dalam program proof-of-concept. Hasil validasi di lapangan membuktikan keandalan sistem sekaligus kemampuannya dalam membantu pengguna mengoptimalkan total biaya kepemilikan atau Total Cost of Ownership (TCO).

Potensi kerugian finansial akibat gangguan sistem atau downtime menjadi ancaman serius bagi perusahaan yang mengelola volume data masif. Kehadiran infrastruktur ini meminimalkan risiko tersebut dengan memastikan layanan tetap berjalan tanpa interupsi meski terjadi gangguan mendadak pada perangkat keras internal.

Tim IT internal juga dimudahkan melalui visualisasi pemantauan kesehatan perangkat yang terintegrasi. Fitur ini memungkinkan pengambilan tindakan preventif lebih awal sebelum gangguan teknis sempat berdampak pada aktivitas bisnis perusahaan.

Tekanan terhadap anggaran infrastruktur kerap terjadi akibat tuntutan penambahan kapasitas penyimpanan berkecepatan tinggi secara berkala. Menjawab tantangan finansial tersebut, perangkat ini membenamkan teknologi deduplikasi data untuk memangkas konsumsi ruang penyimpanan secara signifikan.

Manajemen data juga didukung fitur Synology Tiering yang akan segera hadir dalam waktu dekat. Fitur ini berfungsi memindahkan data lama yang jarang diakses ke ruang penyimpanan sekunder berbiaya lebih rendah secara otomatis.

Langkah strategis pemindahan aset digital usang tersebut membuat kapasitas penyimpanan utama yang premium tetap hemat. Alokasi ruang utama pun bisa diprioritaskan untuk beban kerja aktif demi memaksimalkan Return on Investment (ROI).

Dukungan Proteksi Sistem dan Spesifikasi Perangkat Keras

Solusi penyimpanan mandiri ini dirancang agar fleksibel dan dapat terintegrasi dengan beragam server maupun aplikasi bisnis. Fleksibilitas tersebut didukung protokol standar industri yang luas meliputi NVMe-oF, iSCSI, Fibre Channel, SMB, dan NFS.

Sistem ini menyediakan 48 bay SSD NVMe dalam sasis ukuran 4U. Kapasitas kotor atau raw capacity perangkat sanggup ditingkatkan hingga 1,65 petabyte (PB) melalui pemanfaatan tujuh unit ekspansi guna mendukung pertumbuhan jangka panjang dengan throughput hingga 30 GB/s.

Kapasitas besar tersebut membuat sistem andal memproses jutaan permintaan data internal secara simultan tanpa kendala bottleneck. Keandalan operasional tanpa henti didukung penuh oleh arsitektur dual-controller aktif-aktif.

Ketahanan data diperkuat lewat implementasi teknologi RAID triple-parity serta proteksi penulisan memori tersinkronisasi atau synchronized in-memory write protection. Mekanisme failover otomatis termasuk failover IP dan tingkat protokol langsung berjalan jika salah satu komponen mengalami gangguan mendadak.

Aspek keamanan diperketat menggunakan proteksi bawaan seperti Self-Encrypting Drives (SEDs) dan folder WORM (Write-Once Read-Many). Proteksi data juga dilengkapi immutable snapshot, Snapshot Replication, shared folder, hingga fitur Hyper Backup.

Produk PAS7700 sekarang telah tersedia secara resmi di pasar Indonesia lewat jaringan distributor resmi, mitra lokal, serta sistem integrator. Portofolio solusi ini melengkapi ekosistem cloud hybrid terpusat yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari separuh perusahaan Fortune 500 global.

Artikel terkait

Rekomendasi