Grok 4.20 dan GPT 5.4 Pro Raih Skor IQ Tertinggi dalam Uji AI

Grok 4.20 dan GPT 5.4 Pro Raih Skor IQ Tertinggi dalam Uji AI
Foto: Ilustrasi Grok 4.20 dan GPT 5.4 Pro Raih Skor IQ Tertinggi dalam Uji AI.

Model kecerdasan buatan Grok-4.20 Expert Mode dan OpenAI GPT-5.4 Pro (Vision) mencatat skor IQ tertinggi sebesar 145 poin dalam pengujian yang dilakukan pada April 2026. Pencapaian ini dilaporkan oleh platform Tracking AI melalui visualisasi data dari Visual Capitalist guna membandingkan tingkat kepintaran 26 model AI yang ada saat ini.

Dominasi kedua model tersebut diikuti oleh Gemini 3.1 Pro Preview di posisi kedua dengan raihan 141 poin, sebagaimana dilansir dari Tekno. Angka-angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2025, yang mana skor tertinggi pada periode tersebut hanya menyentuh angka 135 poin.

Dalam daftar sepuluh besar, model AI asal China, Qwen 3.5 buatan Alibaba, berhasil menduduki peringkat ke-10 dengan skor 130. Pengujian ini menggunakan standar tes IQ Mensa Norwegia yang terdiri dari 35 teka-teki pola visual untuk mengukur kemampuan penalaran masing-masing sistem.

Metode penilaian dibedakan menjadi dua kategori, yakni model berbasis teks (non-vision) dan multimodal (vision). Model non-vision menerima soal dalam bentuk deskripsi verbal, sedangkan model vision mengerjakan soal menggunakan gambar asli tanpa melalui modifikasi deskripsi tambahan.

Daftar Peringkat IQ Model AI April 2026
PeringkatModel AISkor IQ
1Grok-4.20 Expert Mode145
1OpenAI GPT-5.4 Pro (Vision)145
2Gemini 3.1 Pro Preview141
3OpenAI GPT-5.4 Thinking (Vision)139
4OpenAI GPT-5.3136
5Grok-4.20 Expert Mode (Vision)133
5OpenAI GPT-5.4 Thinking133
5Meta Muse Spark133
6Gemini 3.1 Pro Preview (Vision)132
7Qwen 3.5130
7Claude 4.6 Opus130
8Kimi K2.5127
9Manus115
10DeepSeek R1112
11DeepSeek V3111
12Gemini 3.1 Flash110
12Llama 4 Maverick110
13GPT-5.3 (Vision)109
14Claude 4.6 Sonnet106
15Bing Copilot101
16Perplexity97
17Mistral Medium 3.196
18Claude 4.6 Sonnet (Vision)94
19Claude 4.6 Opus (Vision)82
20Llama 4 Maverick (Vision)79
21GPT-5.4 Pro (non-vision)73

Tracking AI menerapkan aturan pengulangan hingga 10 kali jika sebuah model menolak memberikan jawaban atas pertanyaan tertentu. Skor akhir diambil berdasarkan respons terakhir yang diberikan oleh sistem kecerdasan buatan tersebut sebelum batas pengulangan berakhir.

Meskipun hasil ini memberikan gambaran persaingan antar perusahaan teknologi, Tracking AI menekankan bahwa skor tersebut hanya mengukur satu aspek kecerdasan. Kemampuan penalaran pola melalui tes IQ tidak dianggap sebagai tolok ukur mutlak untuk menilai kecerdasan AI secara menyeluruh.

Artikel terkait

Rekomendasi