Tahapan rekrutmen Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026 telah memasuki babak akhir. Peserta yang lolos ujian sebelumnya kini diwajibkan mengikuti Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT), seperti dilansir dari Info.
Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menyelenggarakan ujian ini untuk menyaring figur terbaik dalam mengelola program nasional tersebut. Ujian yang bersifat krusial ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 20 hingga 31 Mei 2026.
Agenda berskala nasional ini diikuti oleh lebih dari 100 ribu peserta yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Terdapat dua jenis penilaian utama dalam SKT, yakni Tes Mental Ideologi serta Uji Pemeriksaan Kesehatan.
Tes Mental Ideologi dirancang untuk mengukur karakter, integritas, loyalitas, serta pemahaman kebangsaan para peserta. Penilaian ini terbagi ke dalam dua metode ujian yang berbeda.
Metode pertama merupakan tes tertulis, di mana peserta harus menyelesaikan soal-soal dalam bentuk esai atau uraian. Materi ujian mencakup Pancasila, UUD 1945, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, integritas diri, serta program pemberdayaan masyarakat.
Saat mengikuti tes tertulis, peserta wajib membawa dokumen administrasi, kartu identitas resmi, serta papan alas tulis. Perlengkapan tersebut menjadi syarat wajib di lokasi ujian.
Tahap berikutnya adalah wawancara langsung dengan tim penguji. Sesi tatap muka ini bertujuan mendalami latar belakang peserta, kemampuan komunikasi, kepribadian, kerja sama tim, dan komitmen dalam melayani masyarakat.
Uji Pemeriksaan Kesehatan Fisik dan Jiwa
Panselnas juga mewajibkan peserta menjalani Uji Pemeriksaan Kesehatan untuk memastikan kondisi fisik dan mental mereka prima. Hal ini penting karena para manajer terpilih akan bertugas langsung di lingkungan lapangan.
Pemeriksaan pertama berfokus pada kesehatan jiwa guna mengukur stabilitas psikologis calon manajer. Penilaian ini meliputi tes psikologi dasar, kestabilan emosi, evaluasi kepribadian, serta ketahanan terhadap tekanan kerja.
Pemeriksaan kedua adalah evaluasi fisik untuk memastikan peserta bebas dari gangguan kesehatan yang serius. Tim medis akan memeriksa tekanan darah, tinggi dan berat badan, kondisi mata, status kesehatan umum, serta riwayat penyakit.
Ketentuan Pakaian dan Tata Tertib Peserta
Peserta wajib mengikuti seluruh tata tertib serta hadir di lokasi sesuai jadwal yang tertera pada akun resmi masing-masing. Panitia mengimbau agar peserta datang lebih awal sebelum sesi ujian dimulai.
Aturan berpakaian standar juga harus dipatuhi oleh seluruh peserta selama proses seleksi. Mereka diwajibkan mengenakan kemeja putih rapi, bawahan hitam sopan, serta membawa kartu peserta ujian bersama identitas resmi.