Saham COIN Melonjak 31 Persen Ditopang Lonjakan Pendapatan Derivatif

Saham COIN Melonjak 31 Persen Ditopang Lonjakan Pendapatan Derivatif
Foto: Ilustrasi Saham COIN Melonjak 31 Persen Ditopang Lonjakan Pendapatan Derivatif.

Pergerakan positif harga Bitcoin (BTC) dalam sepekan terakhir memberikan dampak instan pada pasar modal domestik. Seperti dilaporkan oleh Investortrust, tren kenaikan aset kripto tersebut sukses mendorong penguatan saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN).

Saham COIN bahkan sempat menyentuh level tertinggi di angka Rp1.510 per saham pada sesi perdagangan Selasa (14/4/2026). Penguatan ini terjadi beriringan dengan momentum Bitcoin yang sempat menembus level US$75.000 per koin.

Meskipun demikian, aksi ambil untung membuat pergerakan aset digital ini berbalik arah pada perdagangan sore hari Rabu (15/4/2026). Harga Bitcoin terkoreksi ke kisaran US$74.000, yang langsung direspons oleh penurunan saham COIN ke level Rp1.430 per saham.

Kendati mengalami penurunan harian, performa saham COIN masih mencatatkan rapor positif dengan akumulasi penguatan mencapai 31% dalam satu minggu terakhir.

Berdasarkan data pasar dari Stockbit, aktivitas perdagangan saham COIN pada hari Rabu tercatat sangat dinamis dengan frekuensi lebih dari 8.900 kali transaksi. Volume saham yang diperdagangkan mencapai 226 juta lembar dengan total nilai transaksi sebesar Rp33,3 miliar.

Selain faktor sentimen eksternal dari pasar kripto global, kokohnya fundamental internal menjadi penyokong utama daya tahan saham COIN. Sebagai perusahaan induk dari bursa aset kripto CFX, emiten ini membukukan lonjakan kinerja keuangan yang signifikan.

Pendapatan COIN tercatat melesat tajam sebesar 181,12% hingga mencapai angka Rp284,75 miiar. Pertumbuhan ini diikuti oleh kenaikan EBITDA sebesar 156,29% menjadi Rp131,05 miliar pada tahun buku 2025.

Dari sisi profitabilitas, perusahaan berhasil mengamankan laba bersih sebesar Rp49,10 miar. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 14% jika dibandingkan dengan capaian secara year on year (yoy).

Lonjakan Drastis Sektor Derivatif

Pendorong utama dari kenaikan pendapatan ini berasal dari lini bisnis derivatif yang mencatatkan pertumbuhan luar biasa hingga 7.623% secara yoy. Sektor ini menyumbang angka Rp60,17 miliar atau setara dengan 21,13% dari total pendapatan perusahaan sepanjang 2025.

Melalui keterbukaan informasi, Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk, Ade Wahyu, mengungkapkan bahwa situasi pasar yang kondusif sepanjang 2025 menjadi pemacu utama volume transaksi perseroan.

"Pertumbuhan jumlah konsumen yang berkelanjutan serta meningkatnya adopsi, khususnya pada produk derivatif di Bursa Kripto CFX, menjadi faktor utama yang mendorong kinerja Perseroan," ujar Ade dalam pernyataan yang dirilis, Rabu (1/4/2026).

Kondisi berbeda melanda pasar saham secara umum pada perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,47% atau terpangkas 36 poin menuju level 7.640.

Artikel terkait

Rekomendasi