Robot Curiosity NASA Berhasil Lepaskan Batu Terjepit di Planet Mars

Robot Curiosity NASA Berhasil Lepaskan Batu Terjepit di Planet Mars
Foto: Ilustrasi Robot Curiosity NASA Berhasil Lepaskan Batu Terjepit di Planet Mars.

Robot penjelajah Curiosity milik NASA akhirnya berhasil melanjutkan misi di Planet Mars setelah sempat terjebak selama enam hari akibat batuan yang tersangkut di bagian bor sejak 25 April 2026. Tim engineer Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA berhasil melepaskan batuan tersebut pada 1 Mei 2026 melalui serangkaian manuver teknis yang intensif.

Dilansir dari Detik iNET, kendala bermula saat Curiosity melakukan aktivitas pengeboran pada sebuah batuan Mars yang diberi nama Atacama. Ketika mesin berusaha mencabut bor, batuan tersebut justru ikut terangkat dan menempel erat pada selubung perangkat, sehingga menghambat pergerakan robot.

Pihak berwenang menyatakan bahwa insiden ini merupakan fenomena teknis baru yang belum pernah dialami oleh Curiosity selama beroperasi di permukaan planet merah tersebut.

"Pengeboran dapat memecah atau memisahkan lapisan batuan bagian atas sebelumnya, tapi belum pernah ada batuan yang tetap menempel pada selubung bor," kata NASA dalam postingan blognya.

Lembaga antariksa Amerika Serikat tersebut menjelaskan bahwa proses pembebasan bor membutuhkan waktu berhari-hari karena tim JPL harus melakukan pengujian bertahap. Upaya awal dilakukan dengan memberikan getaran pada bor agar batu terlepas secara alami, namun prosedur tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan.

Empat hari setelah kegagalan pertama, para teknisi mencoba memposisikan ulang lengan robot dan mengulangi teknik getaran. Meskipun Atacama sempat mengeluarkan sedikit material pasir, batuan berbobot 13 kilogram tersebut tetap terjepit pada perangkat bor Curiosity.

Keberhasilan baru tercapai pada awal Mei setelah tim JPL memutuskan untuk menggunakan tenaga yang lebih besar dengan kombinasi gerakan fisik tertentu. Para engineer menginstruksikan robot untuk memiringkan, memutar, dan menggetarkan bor secara bersamaan hingga batuan sepanjang 0,5 meter itu akhirnya terlepas.

Kendala komunikasi menjadi tantangan utama selama proses penyelamatan ini karena sinyal radio dari Bumi memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk mencapai Mars. Tim operasional harus menunggu hingga 45 menit untuk memverifikasi apakah instruksi yang dikirimkan telah dilaksanakan dengan benar oleh robot tersebut.

Saat ini, Curiosity yang telah menjelajahi Mars selama 13 tahun telah dinyatakan bebas dari hambatan dan kembali menjalankan tugas ilmiahnya. Robot bertenaga nuklir ini tetap beroperasi secara optimal untuk meneliti kondisi geologi Planet Mars tanpa menunjukkan tanda-tanda kerusakan permanen pasca-insiden Atacama.

Artikel terkait

Rekomendasi