KAI Commuter Rekayasa Operasi KRL Lintas Tenjo Akibat Genangan Air

KAI Commuter Rekayasa Operasi KRL Lintas Tenjo Akibat Genangan Air
Foto: Ilustrasi KAI Commuter Rekayasa Operasi KRL Lintas Tenjo Akibat Genangan Air.

Gangguan perjalanan KRL Commuter Line melanda lintas Tanah AbangÔÇôRangkasbitung menyusul adanya genangan air di jalur rel sekitar Stasiun Tenjo akibat cuaca ekstrem. Kendala operasional ini memicu penyesuaian rute perjalanan demi menjamin keselamatan penumpang di area yang terdampak hujan lebat tersebut.

Hambatan mobilitas warga ini dikonfirmasi melalui keterangan resmi pihak operator di media sosial sebagaimana dilansir dari Megapolitan. Akibat tingginya air di atas rel, armada KRL yang mengarah ke Stasiun Rangkasbitung sempat tertahan dan tidak bisa melewati titik gangguan di Tenjo.

Arah sebaliknya menuju Stasiun Tanah Abang masih dapat dilalui oleh rangkaian kereta, namun petugas memberlakukan pembatasan kecepatan demi keamanan. Pihak operator segera mengambil langkah darurat dengan merombak jadwal perjalanan melalui skema rekayasa operasi pada rute terdampak.

"Saat ini terdapat genangan air akibat hujan lebat di jalur rel sekitar Stasiun Tenjo," tulis KAI Commuter, akun X resmi @CommuterLine.

Penyesuaian rute dilakukan pada KA 1716D relasi Tanah AbangÔÇôRangkasbitung yang perjalanannya dipangkas hanya sampai Stasiun Daru. Rangkaian tersebut kemudian diubah jadwalnya untuk kembali melayani penumpang sebagai KA 1757D dengan relasi DaruÔÇôTanah Abang.

Setelah beberapa saat penanganan dilakukan, debit air yang menutupi jalur rel dilaporkan perlahan surut. Kereta dari kedua arah kini sudah mulai diizinkan melintas kembali di lokasi meski masinis wajib menjaga kecepatan rendah saat melewati area bekas genangan.

"Perjalanan Commuter Line dari dan menuju Stasiun Rangkasbitung kini sudah dapat melintas di lokasi genangan dengan kecepatan terbatas," tulis KAI Commuter.

Manajemen operator meminta seluruh pengguna jasa untuk tetap tenang dan senantiasa mematuhi instruksi dari petugas yang berjaga di stasiun maupun di dalam gerbong. KAI Commuter juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan jadwal serta ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan akibat kendala alam ini.

Artikel terkait

Rekomendasi