PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) resmi memperoleh izin Jaringan Tetap Terutup Berbasis Satelit (JARTUPSAT) dan Very Small Aperture Terminal (VSAT) untuk Satelit Nusantara Lima (Satelit N5) dari Kementerian Komunikasi dan Digital pada April 2026. Legalitas operasional ini diberikan setelah satelit tersebut menuntaskan seluruh rangkaian Uji Laik Operasi (ULO).
Proses verifikasi teknis tersebut dilaksanakan di Gateway Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 23-24 April 2026 sebagaimana dilansir dari Investor Daily. Keberhasilan uji tersebut memastikan infrastruktur luar angkasa milik PSN telah memenuhi standar regulasi untuk menyediakan layanan komunikasi di Indonesia.
Satelit Nusantara Lima merupakan perangkat pendukung akses internet yang memiliki kapasitas mencapai 160 Gbps. Teknologi ini dirancang khusus untuk mempercepat program pemerataan akses digital dan menjangkau wilayah-wilayah yang belum terlayani jaringan kabel di seluruh tanah air.
Satelit ini sebelumnya telah melalui fase peluncuran resmi pada September 2025. Setelah menempuh perjalanan menuju orbit, wahana antariksa tersebut dilaporkan berhasil menempati slot orbitnya secara presisi pada Januari 2026 sebelum memulai tahap pengujian operasional.