Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rencana untuk memperluas jangkauan program sekolah swasta gratis di ibu kota pada Kamis (30/4/2026). Kebijakan tersebut berpeluang menyasar lebih banyak institusi pendidikan apabila DPRD DKI Jakarta memiliki ruang fiskal yang memadai.
Pernyataan ini disampaikan di Gedung DPRD DKI Jakarta sebagai respons atas usulan legislatif dalam memperkuat akses pendidikan. Dilansir dari Kompas, langkah ini bertujuan untuk memastikan pemerataan bantuan biaya pendidikan bagi seluruh warga Jakarta di berbagai jenjang sekolah.
"Mudah-mudahan, ke depan, kalau kemudian ruang fiskal DPRD DKI Jakarta dapat menambah, pasti akan kami tambah (sekolah swasta gratis)," kata Pramono di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa perluasan program tersebut nantinya tidak akan membedakan jenis institusi pendidikan. Pramono menyatakan komitmennya agar penambahan skema sekolah gratis ini turut menyentuh madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama RI.
"Ya, pokoknya harus adil bagi semuanya, termasuk madrasah," kata Pramono dikutip Antara.
Usulan mengenai inklusivitas madrasah dalam program ini secara resmi disuarakan oleh Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Subki. Dalam rapat paripurna, pihak legislatif mendorong agar Pemprov DKI Jakarta memberikan perhatian setara kepada sekolah-sekolah keagamaan swasta.
"Saya mengusulkan kepada gubernur dan jajarannya agar sekolah gratis disusul nanti dengan madrasah swasta gratis," kata Muhammad Subki.
Subki menilai perhatian terhadap sekolah di bawah Kementerian Agama sangat krusial mengingat para orang tua siswa madrasah juga merupakan wajib pajak. Saat ini, program sekolah swasta gratis yang dikelola pemerintah daerah baru menjangkau sebanyak 103 sekolah untuk periode tahun ajaran 2025/2026.
"Perlu dicatat bahwa di Jakarta ada juga pendidikan yang di bawah koordinasi Kementerian Agama, yaitu madrasah. Mereka anak Jakarta, mereka membayar pajak, maka jangan sampai diskriminasi ini kepanjangan," kata Subki.