Prabowo Subianto Soroti Integritas Pengusaha pada Perayaan Hari Buruh

Prabowo Subianto Soroti Integritas Pengusaha pada Perayaan Hari Buruh
Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto Soroti Integritas Pengusaha pada Perayaan Hari Buruh.

Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya sikap dewasa dalam memandang peran pengusaha terhadap roda ekonomi nasional saat menghadiri perayaan Hari Buruh atau May Day 2026 di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dilansir dari Nasional, Kepala Negara menyatakan bahwa tidak semua pelaku usaha memiliki sifat serakah.

"Saudara-saudara, tapi saya mengajak kita dewasa. Tidak semua pengusaha serakah. Banyak yang bekerja dengan baik. Banyak kita butuh mereka supaya ekonomi hidup. Jangan kita benci sama orang kaya," kata Prabowo, dalam acara Hari Buruh atau May Day 2026 di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Prabowo menjelaskan bahwa keberadaan pengusaha yang menjalankan bisnis dengan benar sangat diperlukan agar aktivitas ekonomi terus berjalan. Namun, ia juga memberikan peringatan keras terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan kepercayaan dan merugikan negara melalui praktik ilegal.

"Saya tidak rela! Pejabat-pejabat pemerintah yang diberi kepercayaan oleh rakyat justru bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha brengsek, dengan pengusaha-pengusaha serakah!" tegas Prabowo.

Penegasan tersebut didasari atas keprihatinan Presiden terhadap kondisi masyarakat Indonesia yang dinilai masih banyak menghadapi kesulitan hidup. Prabowo mengungkapkan bahwa pengabdiannya di dunia militer sejak usia muda bertujuan untuk menjaga kedaulatan negara dan membela kepentingan rakyat.

"Saya masuk tentara ingin menjaga negara ini. Ingin membela negara ini. Ingin membela rakyat saya. Tapi, saya kaget begitu saya pensiun, saya lihat kok rakyat saya masih banyak yang susah," ucap Prabowo.

Kekecewaan Presiden semakin mendalam ketika melihat adanya oknum elite yang melakukan tindakan pencurian terhadap uang rakyat. Ia menekankan bahwa praktik perampokan kekayaan negara oleh oknum tidak bertanggung jawab bukanlah tujuan dari perjuangan yang ia lakukan selama ini.

"Saya telah mempertaruhkan nyawa saya berkali-kali untuk bangsa ini tapi saya melihat banyak elite-elite yang curi uang rakyat. Bukan ini yang saya perjuangkan, bukan negara yang dirampok oleh maling-maling. Saya tidak rela!" sambung Prabowo.

Prabowo menutup pernyataannya dengan menegaskan tekad pemerintah untuk menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat. Ia memberikan perhatian khusus pada isu pemenuhan kebutuhan dasar bagi anak-anak dan kaum ibu di tanah air.

"Saya tidak rela ada ibu-ibu yang tidak bisa memberi susu untuk anaknya," tegas Prabowo.

Artikel terkait

Rekomendasi