Prabowo Subianto Instruksikan Perguruan Tinggi Sinkronkan Riset dengan Kebutuhan Nasional

Prabowo Subianto Instruksikan Perguruan Tinggi Sinkronkan Riset dengan Kebutuhan Nasional
Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto Instruksikan Perguruan Tinggi Sinkronkan Riset dengan Kebutuhan Nasional.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menekankan arahan Presiden Prabowo Subianto agar perguruan tinggi mencetak sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional di Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).

Sinkronisasi antara kegiatan akademik serta penelitian di lingkungan kampus dengan program kerja prioritas pemerintah menjadi poin utama pesan presiden. Dilansir dari Nasional, Brian menegaskan pentingnya kecocokan kualifikasi lulusan dengan kondisi bangsa saat ini.

"Jadi artinya apa? Artinya adalah kita berharap SDM-SDM yang nanti dilahirkan itu memang sesuai dengan kebutuhan yang ada di bangsa kita," kata Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek).

Mendikti Saintek mendorong agar setiap inovasi yang lahir dari institusi pendidikan benar-benar memberikan manfaat nyata. Fokus penelitian diharapkan tidak lagi menyasar bidang-bidang yang kurang memberikan kontribusi bagi kepentingan masyarakat luas.

"Jadi kita tidak ingin ya nanti penelitian-penelitian bukan sesuatu yang sedang tidak dibutuhkan," kata Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek).

Relevansi riset disebut Brian sebagai faktor kunci bagi Indonesia dalam mencapai status negara mandiri. Ia menyoroti kerentanan ekonomi akibat konflik global, seperti ketegangan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, yang berdampak pada stabilitas energi dan inflasi domestik.

"Ketergantungan kita masih besar. Nah ini yang diminta oleh Bapak Presiden sehingga seluruh diharapkan menjadi tulang punggung untuk pemikiran-pemikiran, kontribusi-kontribusi yang sifatnya riset dan inovasi begitu untuk seluruh sektor," kata Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek).

Meski mengedepankan riset aplikatif, Brian memastikan bahwa penelitian fundamental tidak akan ditinggalkan. Baginya, riset dasar merupakan elemen krusial yang menopang terciptanya inovasi bermutu tinggi untuk menjawab tantangan di masyarakat.

"Itu tidak, justru saling memperkuat. Karena saya yakin sekali bahwa penelitian dasar yang kuat, fundamental research yang kuat, itu menjadi fondasi bagi lahirnya inovasi-inovasi yang berkualitas," tutur Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek).

Penegasan kembali diberikan bahwa seluruh jenis penelitian akan tetap berjalan sesuai porsi masing-masing. Pemerintah ingin memastikan setiap anggaran dan tenaga riset memberikan hasil yang berdaya guna bagi kemajuan negara.

"Jadi arahan Bapak Presiden adalah hasil-hasil riset itu relevan ya, sedang dibutuhkan oleh bangsa kita," ucap Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek).

Artikel terkait

Rekomendasi