Polisi Singapura Tangkap Peretas Film The Legend of Aang

Polisi Singapura Tangkap Peretas Film The Legend of Aang
Foto: Ilustrasi Polisi Singapura Tangkap Peretas Film The Legend of Aang.

Aparat kepolisian di Singapura menangkap seorang pria berusia 26 tahun yang diduga melakukan akses ilegal ke server konten media untuk membocorkan film animasi The Legend of Aang: The Last Airbender. Penangkapan dilakukan setelah laporan masuk terkait peredaran potongan klip film tersebut pada 16 April lalu.

Aksi cepat pihak berwenang berhasil mengidentifikasi tersangka dalam kurun waktu kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Investigasi awal menunjukkan bahwa insiden ini merupakan murni tindakan peretasan, bukan karena kesalahan pengiriman data melalui surat elektronik.

Pihak kepolisian menemukan bukti kuat bahwa pelaku menggunakan akses jarak jauh tanpa izin untuk masuk ke server milik studio produksi. Sejumlah perangkat elektronik milik tersangka telah disita guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut terkait pelanggaran hak kekayaan intelektual internasional tersebut.

"Investigasi awal mengungkapkan bahwa pria tersebut telah memperoleh akses jarak jauh tanpa izin ke server konten media dan mengunduh film tersebut. Dia kemudian mengunggah sebagian film tersebut secara online," kata pihak kepolisian Singapura, dikutip dari Channel News Asia.

Penangkapan ini mengonfirmasi bahwa salinan lengkap film produksi Nickelodeon tersebut ditemukan tersimpan di dalam perangkat milik pelaku. Tersangka diketahui membagikan cuplikan video ke forum-forum daring setelah mengunduhnya secara ilegal dari server pusat.

Atas perbuatan tersebut, pria Singapura ini didakwa dengan pasal akses tidak sah ke materi komputer. Hukum di negara tersebut menetapkan sanksi berat bagi pelaku kejahatan siber yang menyasar keamanan data digital.

Pelaku terancam hukuman penjara paling lama 7 tahun, denda hingga 50.000 dolar AS atau sekitar Rp 600 juta, maupun gabungan dari kedua hukuman tersebut. Langkah hukum tegas ini diambil untuk melindungi hak kekayaan intelektual yang telah tersebar luas secara global.

Kebocoran konten ini sempat memicu kegemparan di internet setelah akun X @ImStillDissin mengunggah cuplikan pada 12 April yang menjangkau 30 juta tayangan. Berkas video tersebut kemudian menyebar ke platform lain seperti forum 4chan sebelum akhirnya diturunkan oleh pihak platform.

Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam upaya pembobolan sistem keamanan server tersebut. Adapun film The Legend of Aang: The Last Airbender dijadwalkan tayang secara resmi pada platform Paramount+ pada Oktober 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi