Polda Metro Jaya Tangkap Selebgram Woodyrman Terkait Penganiayaan Maut

Polda Metro Jaya Tangkap Selebgram Woodyrman Terkait Penganiayaan Maut
Foto: Ilustrasi Polda Metro Jaya Tangkap Selebgram Woodyrman Terkait Penganiayaan Maut.

Polda Metro Jaya menangkap selebgram asal Brunei Darussalam bernama Mohammad Irman Ali alias Woodyrman atas dugaan penganiayaan berat pada Senin, 25 Mei 2026. Insiden yang melibatkan figur publik tersebut terjadi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, hingga mengakibatkan seorang warga negara asing meninggal dunia.

Penangkapan terhadap pria yang berprofesi sebagai pembuat konten penanaman modal asing tersebut dikonfirmasi oleh kepolisian pada Selasa, 26 Mei 2026. Kasus ini mendadak viral di media sosial setelah identitas pelaku terungkap ke publik, sebagaimana dilansir dari Suara.

"Tim telah mengamankan satu orang tersangka terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Kasubdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi Marasabessy kepada wartawan, Selasa, 26 Mei 2026.

Penyidik langsung menetapkan status tersangka terhadap pria kelahiran 23 Januari 1993 tersebut setelah melakukan pemeriksaan intensif. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 466 ayat (3) dan/atau Pasal 468 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

Tersangka diketahui telah menekuni pekerjaan sebagai pembuat konten bertema transaksi mata uang asing sejak tahun 2020. Di media sosial, ia dikenal kerap membagikan hadiah berupa uang tunai ratusan juta rupiah hingga sepeda motor kepada para pengikutnya.

"Alhamdulillah, satu tahun lebih tua, satu tahun lagi penuh dengan tujuan dan ambisi," katanya pada postingan Januari 2023.

Selain aktif sebagai pembuat konten, pria berkebangsaan Brunei Darussalam ini dikenal memiliki jaringan pertemanan luas dengan sejumlah pesohor Indonesia. Ia tercatat memiliki hubungan kedekatan dengan figur publik Sintya Marisca dan sempat melakukan perjalanan bersama ke Bukittinggi, Sumatera Barat.

Hubungan pertemanan tersangka juga mencakup industri hiburan olahraga di Indonesia. Rekam jejak digital menunjukkan bahwa ia terlibat sebagai salah satu pendukung program Byon Combat yang dikelola oleh manajemen milik pembuat konten Celloszxz.

Artikel terkait

Rekomendasi