Perbaikan Saluran Amblas di Lenteng Agung Telan Anggaran Rp380 Juta, Simak Info Terbaru 2026

Perbaikan Saluran Amblas di Lenteng Agung Telan Anggaran Rp380 Juta, Simak Info Terbaru 2026
Foto: Perbaikan Saluran Amblas di Lenteng Agung Telan Anggaran Rp380 Juta, Simak Info Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)

Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp380 juta untuk memperbaiki saluran air yang amblas di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa. Langkah cepat ini diambil guna memulihkan kondisi infrastruktur yang sempat mengganggu aktivitas warga sekitar.

Target penyelesaian seluruh rangkaian pekerjaan ini dipatok dalam waktu dua pekan ke depan. Harapannya, arus lalu lintas di lokasi tersebut dapat segera kembali normal seperti sedia kala.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, mengonfirmasi bahwa dana tersebut mencakup biaya operasional dari awal hingga tuntas. "Estimasi biayanya sekitar Rp380-an juta untuk seluruh pengerjaan sampai selesai dalam dua minggu," ujarnya pada Minggu (31/5).

Fokus Perbaikan dan Pemulihan Akses Jalan

Pihak Sudin SDA memprioritaskan perbaikan pada bagian utama saluran air yang letaknya berada tepat di bawah badan jalan. Fokus ini bertujuan agar kendaraan dapat melintas kembali dengan aman dalam waktu singkat.

Pekerjaan di titik krusial tersebut meliputi pemasangan gorong-gorong jenis box culvert. Selain itu, petugas juga melakukan pemulihan pengerasan jalan pada area sepanjang sekitar 10 meter.

Rencana jadwal pemulihan infrastruktur di Lenteng Agung:

  • Target 3 Hari: Fokus pada fungsi jalan utama agar arus lalu lintas bisa segera lancar kembali pada hari Senin.
  • Target 2 Minggu: Penyelesaian menyeluruh untuk semua bagian saluran dan penguatan struktur di sekitar lokasi.

Meskipun target total adalah dua pekan, Santo optimistis kemacetan parah dapat terurai lebih cepat. Jika bagian inti selesai dalam tiga hari, hambatan lalu lintas di awal pekan depan diharapkan sudah tidak ada lagi.

Proses Pengerjaan dan Tantangan di Lapangan

Petugas telah memulai aksi di lapangan sejak Sabtu malam dengan memasang empat unit box culvert sepanjang empat meter. Setelah pemasangan struktur tersebut, proses dilanjutkan dengan pemadatan tanah dan pengecoran jalan.

Namun, Santo mengakui bahwa kepadatan kendaraan di lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi para pekerja. Menurutnya, pekerjaan akan jauh lebih cepat jika akses jalan di sekitar area amblas dapat ditutup secara total.

Selain fokus pada jalan, Sudin SDA juga berkoordinasi dengan pemilik utilitas yang terdampak, seperti jaringan kabel dan tiang. Perbaikan fondasi untuk utilitas ini akan dilakukan segera setelah pemasangan dinding penahan tanah atau turap rampung.

Langkah Antisipasi Jangka Panjang

Peristiwa ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi kondisi saluran air lama di titik-titik lain. Pengecekan rutin akan ditingkatkan, terutama pada saluran melintang atau crossing yang posisinya berada di bawah jalan raya.

Santo menyebutkan bahwa banyak infrastruktur yang sudah berusia lebih dari 25 tahun sehingga rawan mengalami kerusakan. Pemeriksaan ini nantinya akan melibatkan Suku Dinas Bina Marga untuk memastikan keamanan infrastruktur jalan umum secara menyeluruh.

Ringkasan data teknis perbaikan saluran:

Komponen Informasi Detail Penanganan
Total Anggaran Rp380 Juta
Durasi Pekerjaan 14 Hari (2 Minggu)
Material Utama Box Culvert (4 unit)
Area Perbaikan Saluran air sepanjang 10 meter

Data di atas menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengalokasikan sumber daya demi keamanan publik. Penanganan ini dilakukan secara intensif agar dampak kemacetan tidak berlarut-larut bagi pengguna jalan.

Mengakhiri penjelasannya, Santo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dan kemacetan yang terjadi. Ia berharap seluruh target pengerjaan utama dapat dipenuhi tanpa kendala berarti.

Artikel terkait

Rekomendasi