Pentagon Rilis Ratusan Dokumen dan Video Fenomena Anomali UAP Baru

Pentagon Rilis Ratusan Dokumen dan Video Fenomena Anomali UAP Baru
Foto: Ilustrasi Pentagon Rilis Ratusan Dokumen dan Video Fenomena Anomali UAP Baru.

Kementerian Pertahanan Amerika Serikat meluncurkan situs web baru yang memuat 161 dokumen serta hampir 30 video terkait fenomena anomali tak dikenal atau UAP pada Minggu (9/5/2026). Langkah ini dilakukan menyusul instruksi Presiden Donald Trump untuk meningkatkan transparansi informasi mengenai objek terbang tidak teridentifikasi.

Situs resmi war.gov/ufo tersebut menyajikan kumpulan data dari berbagai lembaga pemerintah AS, termasuk foto dan dokumen asli yang telah melalui proses tinjauan keamanan. Dilansir dari Detik iNET, meskipun ratusan dokumen telah dibuka untuk publik, banyak di antaranya yang belum dianalisis secara mendalam untuk menjelaskan anomali tersebut.

Pentagon memberikan rincian mengenai salah satu bukti visual yang berasal dari U.S. Central Command di Suriah pada Oktober 2024. Deskripsi tersebut menjelaskan karakteristik fisik objek yang tertangkap oleh kamera full-motion video (FMV).

"Laporan misi yang menyertainya, DoW-UAP-D32, menggambarkan UAP tersebut sebagai bola cahaya berwarna putih yang tidak beraturan dan berbentuk aneh, dan melaporkan adanya efek silau/halo yang muncul di atas feed FMV," tulis Pentagon dalam deskripsi video tersebut.

Lembaga pertahanan ini juga melampirkan keterangan tambahan mengenai video dari U.S. Indo Pacific Command tahun 2024. Rekaman berdurasi sembilan detik itu menggunakan sensor inframerah di sebuah fasilitas militer yang lokasinya dirahasiakan.

"Sensor tersebut berfokus pada area kontras yang menyerupai badan berbentuk bola dengan tiga proyeksi radial: satu berorientasi vertikal, dan dua berorientasi ke bawah pada sudut 44 derajat relatif terhadap sumbu utama," tulis deskripsi video tersebut.

Pihak militer menegaskan bahwa perilisan ini bukan merupakan konfirmasi mengenai keberadaan alien atau teknologi luar angkasa. Pentagon meminta masyarakat untuk tidak menganggap deskripsi visual tersebut sebagai sebuah kesimpulan investigasi final atau fakta ilmiah yang sah.

Hingga saat ini, para pakar berpendapat bahwa sebagian besar anomali tersebut kemungkinan memiliki penjelasan teknis yang sederhana. Beberapa kemungkinan mencakup penggunaan teknologi drone yang sangat canggih hingga kesalahan pada perangkat lunak kamera.

Artikel terkait

Rekomendasi