IUCN Tetapkan Penguin Kaisar dan Anjing Laut Antartika Terancam Punah

IUCN Tetapkan Penguin Kaisar dan Anjing Laut Antartika Terancam Punah
Foto: Ilustrasi IUCN Tetapkan Penguin Kaisar dan Anjing Laut Antartika Terancam Punah.

International Union for the Conservation of Nature (IUCN) resmi menaikkan status konservasi penguin kaisar dan anjing laut bulu Antartika menjadi Terancam Punah (Endangered) pada April 2026. Keputusan ini diambil menyusul penurunan populasi drastis akibat hilangnya habitat es laut secara masif di kutub selatan.

Dilansir dari Detik iNET, data satelit mencatat penurunan sekitar 10 persen populasi penguin kaisar dewasa atau setara 20.000 ekor pada periode 2009 hingga 2018. Proyeksi terbaru bahkan memprediksi populasi burung terbesar di dunia ini akan berkurang hingga setengahnya pada dekade 2080-an.

Kondisi serupa terjadi pada anjing laut bulu Antartika yang populasinya menyusut lebih dari 50 persen antara tahun 1999 dan 2025. Sebelumnya, spesies ini berada dalam kategori Risiko Rendah (Least Concern) sebelum krisis iklim mengganggu ketersediaan sumber pangan utama mereka.

Penyusutan lapisan es yang terjadi lebih awal menjadi faktor utama hancurnya habitat penguin kaisar. Spesies dengan tinggi 90 sentimeter ini sangat bergantung pada es laut permanen (fast ice) untuk proses perkembangbiakan dan pergantian bulu tahunan.

"Bagi penguin kaisar, es laut adalah habitat utama. Mereka berkembang biak di fast ice. Mereka melakukan pergantian bulu di fast ice atau di atas bongkahan es yang mengapung," papar Philip Trathan, anggota IUCN yang melakukan penilaian Daftar Merah.

Selain hilangnya tempat tinggal, kenaikan suhu permukaan air laut di dekat Antartika memaksa kril bergerak ke perairan yang lebih dalam dan jauh dari pantai. Fenomena ini menyebabkan predator darat seperti anjing laut kesulitan mengakses udang kecil yang merupakan makanan pokok mereka.

Peneliti IUCN, Kovacs, menegaskan bahwa perubahan status di Samudra Atlantik Selatan ini mencerminkan krisis serupa yang telah melanda wilayah Arktik. Di kutub utara, populasi anjing laut bertudung dan anjing laut harpa dilaporkan telah mengalami penurunan yang sangat serius sebelumnya.

Artikel terkait

Rekomendasi