Peneliti Temukan Fosil Gurita Purba Raksasa Sepanjang 19 Meter

Peneliti Temukan Fosil Gurita Purba Raksasa Sepanjang 19 Meter
Foto: Ilustrasi Peneliti Temukan Fosil Gurita Purba Raksasa Sepanjang 19 Meter.

Tim peneliti internasional yang dipimpin oleh Yasuhiro Iba dari Hokkaido University mengidentifikasi keberadaan gurita purba raksasa dari genus Nanaimoteuthis di Jepang dan Kanada pada Rabu, 23 April 2026. Penemuan ini didasarkan pada analisis belasan fosil rahang yang menunjukkan ukuran tubuh predator tersebut jauh melampaui gurita modern.

Analisis terhadap 15 fosil rahang yang ditemukan di Pulau Vancouver dan Jepang mengindikasikan bahwa makhluk ini memiliki tubuh utama sepanjang 1,5 hingga 4,5 meter. Dilansir dari Detik iNET, jika digabungkan dengan panjang tentakelnya, total ukuran hewan ini diperkirakan mencapai 7 hingga 19 meter.

Data ukuran tersebut menempatkan Nanaimoteuthis sebagai salah satu invertebrata terbesar yang pernah menghuni lautan pada era Kapur (Cretaceous). Spesies ini diprediksi mampu bersaing dengan predator besar lainnya seperti hiu purba dan mosasaurus berkat kekuatan fisik serta kecerdasannya.

Paleontolog dari University of Zurich, Christian Klug, memberikan penilaian mengenai efektivitas serangan gurita raksasa ini terhadap mangsanya di lautan purba.

"Tidak ada jalan keluar bagi mangsanya," ungkap Klug, Paleontolog University of Zurich.

Penjelasan Klug tersebut merujuk pada kombinasi tentakel kuat berperekat dan rahang keras serupa paruh yang mampu menghancurkan mangsa berukuran besar. Selain kekuatan fisik, peneliti menemukan pola keausan tidak merata pada rahang fosil yang menunjukkan adanya preferensi sisi tubuh tertentu saat makan.

Kecenderungan penggunaan sisi tubuh yang dominan ini dianggap sebagai indikator tingkat kecerdasan tinggi, serupa dengan kemampuan pemecahan masalah pada spesies gurita modern. Namun, para ahli mengakui masih banyak informasi yang belum terungkap terkait perilaku berburu dan anatomi lengkap dari raksasa laut ini.

Nick Longrich dari University of Bath memberikan catatan mengenai potensi jenis mangsa utama yang dikonsumsi oleh makhluk dari genus Nanaimoteuthis tersebut.

"Ini masih butuh waktu untuk benar-benar memahaminya. Masih agak misterius," kata Longrich, Paleontolog University of Bath.

Longrich menduga bahwa ammonites atau moluska bercangkang merupakan salah satu sumber makanan utama gurita ini, meski mereka tetap bersifat oportunis. Hingga saat ini, identitas spesies seperti Nanaimoteuthis jeletzkyi dan Nanaimoteuthis haggarti menjadi bukti ilmiah mengenai eksistensi makhluk raksasa yang selama ini hanya dianggap mitos.

Artikel terkait

Rekomendasi