PT Trans Jabar Tol (TJT) membuka kembali seluruh lajur di KM 72+000 Ruas Tol CiawiÔÇôSukabumi arah Jakarta pada Kamis (7/5/2026) dini hari. Langkah ini diambil setelah pengerahan alat berat berhasil menuntaskan pembersihan material longsor yang sebelumnya menutup badan jalan di wilayah Ciambar tersebut.
Akses lalu lintas di Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 2 ini dinyatakan pulih total sejak pukul 02.30 WIB. Pemulihan ini dilakukan secara bertahap dengan membuka satu lajur terlebih dahulu sebelum akhirnya seluruh jalur dapat dilintasi secara normal oleh pengguna jalan, sebagaimana dilansir dari Money.
Upaya percepatan pembersihan di lokasi kejadian melibatkan puluhan personel serta berbagai unit kendaraan teknis. Pengelola tol menurunkan armada berupa ekskavator, truk jungkit (dump truck), hingga tangki air penyemprot (water tank jet washer) guna menyingkirkan tanah yang menimbun aspal.
Manajemen PT Trans Jabar Tol menjelaskan bahwa proses perbaikan titik longsor yang mengarah ke Jakarta tersebut telah selesai sesuai target waktu yang ditetapkan.
ÔÇ£Dalam waktu beberapa jam saja PT Trans Jabar Tol (TJT) telah berhasil untuk memperbaiki dan memulihkan di KM 72+000 Ruas Tol CiawiÔÇôSukabumi arah Jakarta yang telah selesai dilakukan pada Rabu (7/5) pukul 02.30 WIB,ÔÇØ kata Manajemen PT Trans Jabar Tol dalam keterangan resmi.
Pihak pengelola memastikan bahwa operasional jalan tol kini sudah kembali normal tanpa ada hambatan material sisa di badan jalan.
ÔÇ£Dapat kami sampaikan bahwa tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Berdasarkan informasi awal, kejadian longsor diduga dipicu oleh tingginya intensitas hujan di sekitar lokasi,ÔÇØ lanjut manajemen.
Melalui keterangan tertulisnya, manajemen juga menyampaikan komitmen perusahaan dalam menjaga aspek keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengendara yang melintasi jalur strategis tersebut.
ÔÇ£TJT dan Manajemen TJT menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi dan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan sepenuh hati kepada pengguna jalan tol, dengan mengedepankan responsif, adaptif, keamanan dan kenyamanan para pengguna,ÔÇØ tegas manajemen.
Bencana tanah longsor ini sebelumnya terjadi pada Rabu (6/5/2026) sore antara pukul 15.15 hingga 15.53 WIB akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Sukabumi. Material tanah dari tebing di sisi jalan menutupi jalur di dekat akses masuk Parungkuda, yang mengakibatkan arus kendaraan dari arah Sukabumi menuju Jakarta lumpuh total.
Selama penutupan jalur berlangsung, arus lalu lintas sempat dialihkan melalui Gerbang Tol Cigombong untuk kendaraan dari arah Sukabumi. Sementara itu, pengguna jalan dari arah Bogor diminta menggunakan jalur arteri Cicurug untuk menghindari kepadatan selama proses evakuasi material berlangsung di lapangan.