Pemprov Jabar Tetapkan Tiga Sekolah Maung di Sukabumi

Pemprov Jabar Tetapkan Tiga Sekolah Maung di Sukabumi
Foto: Ilustrasi Pemprov Jabar Tetapkan Tiga Sekolah Maung di Sukabumi.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan program Sekolah Maung (Manusia Unggul) dengan menetapkan tiga sekolah di wilayah Sukabumi pada Selasa (19/5) demi mencetak generasi muda yang berdaya saing tinggi.

Penetapan institusi pendidikan khusus tersebut dilansir dari Media Indonesia bertujuan untuk melahirkan generasi berkompetensi akademik maupun nonakademik, sekaligus mendorong pembentukan karakter kepemimpinan yang kuat.

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Lima Faudiamar, mengonfirmasi sebaran lokasi ketiga sekolah yang terpilih masuk dalam program tersebut, di mana satu lembaga berada di Kota Sukabumi dan dua lainnya terletak di Kabupaten Sukabumi.

Secara rinci, SMAN 2 menjadi perwakilan di Kota Sukabumi, sedangkan untuk wilayah Kabupaten Sukabumi ditempati oleh SMKN 1 Cibadak serta SMAN 1 Palabuhanratu.

"Ada tiga sekolah di Sukabumi yang ditetapkan sebagai Sekolah Maung," kata Lima, Selasa (19/5).

Sistem penerimaan untuk program khusus ini dirancang berbeda dengan jalur reguler. Koordinator Pengawas Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa proses pendaftaran akan dibuka secara luas bagi siswa berprestasi dari seluruh penjuru Jawa Barat.

"SPMB Sekolah Maung terpisah dengan yang reguler. Ini sekolah khusus anak-anak berprestasi akademik dan nonakademik. Ini dari seluruh Jawa Barat. Bahkan lintas kota atau kabupaten juga bisa," kata Iwan Setiawan, Koordinator Pengawas Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V.

Di sisi lain, pelaksanaan Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) reguler juga mengalami pembaruan melalui mekanisme Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) yang dijadwalkan mulai berjalan pada 29 Mei 2026.

Langkah awal ini berfungsi memetakan lulusan SMP, MTs, dan Paket B di seluruh Jawa Barat dalam menentukan pilihan sekolah serta jalur seleksi, sebelum pendaftaran tahap pertama resmi dibuka pada 15 hingga 19 Juni 2026.

"PCMB juga akan memetakan pilihan jalur SPMB. Berdasarkan jadwal yang disosialisasikan, SPMB tahap pertama akan dibuka mulai 15-19 Juni 2026," ucap Iwan Setiawan, Koordinator Pengawas Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V.

Guna memastikan informasi ini tersebar merata, pihak dinas pendidikan tengah menggencarkan agenda sosialisasi mengenai tahapan SPMB untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB ke berbagai lapisan masyarakat.

ÔÇ£Kita juga nanti ada sosialisasi ke sekolah per titik. Nanti yang diundang lebih ke grassroot sampai tingkat RT, RW dan orangtua siswa. Sehingga diharapkan calon siswa yang merupakan lulusan SMP, Tsanawiyah, maupun Paket B mendapatkan informasi utuh dan bisa mengakses pendidikan selanjutnya," pungkas Iwan Setiawan, Koordinator Pengawas Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V.

Artikel terkait

Rekomendasi