Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Jawa Barat resmi memulai pelaksanaan program Sekolah Manusia Unggul atau Sekolah Maung. Program inovasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini mengusung konsep sekolah unggulan tanpa menerapkan sistem zonasi, seperti dikutip dari Regional.
Proses SPMB Sekolah Maung 2026 sudah berjalan sejak 18 Mei 2026 lewat agenda pembagian akun pendaftaran kepada para calon siswa. Untuk tahap pendaftaran daring, penyelenggaraan bakal dilangsungkan pada tanggal 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026 melalui situs resmi Sekolah Maung.
Sekolah Maung dirancang oleh Pemprov Jawa Barat sebagai wadah untuk mencetak generasi kompetitif di bidang akademik maupun nonakademik. Transformasi pendidikan modern ini melibatkan kurikulum yang ketat, bahkan beberapa satuan pendidikan mengadopsi kolaborasi kurikulum internasional seperti Cambridge.
Pelaksanaan seleksi ini terbagi ke dalam beberapa lini masa yang wajib diperhatikan oleh calon peserta didik:
- Pembagian akun pendaftaran: 18ÔÇô22 Mei 2026
- Pendaftaran online Sekolah Maung: 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026
Terdapat tiga jalur seleksi utama yang dapat dipilih dengan pembagian persentase kuota daya tampung yang spesifik. Jalur Potensi Akademik mendapatkan alokasi kuota sebesar 10%, sedangkan Jalur Kompetensi Akademik menjadi yang terbesar dengan porsi 70%. Sementara itu, Jalur Kompetensi Nonakademik menyediakan kuota sebanyak 20%.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menegaskan bahwa Sekolah Maung tidak lagi menggunakan jalur domisili atau zonasi dalam proses seleksi.
Fasilitas dan Ketentuan Seleksi
Di Kota Bandung, sejumlah SMA negeri unggulan telah ditunjuk untuk mengimplementasikan program ini, di antaranya SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung. SMAN 5 Bandung dikabarkan telah menyiapkan kelas khusus yang mengombinasikan Kurikulum Merdeka dengan kurikulum Cambridge.
Proses penyaringan siswa baru di program ini berjalan lebih kompetitif melalui standar penilaian yang tinggi. Berdasarkan informasi teknis, calon siswa pada jalur tertentu diwajibkan memenuhi syarat hasil tes potensi akademik atau IQ dengan skor minimal 130.
Calon peserta yang berminat harus memanfaatkan akun pendaftaran yang didistribusikan Disdik Jabar pada rentang waktu 18ÔÇô22 Mei 2026. Melalui akun tersebut, siswa dapat menentukan sekolah serta jalur seleksi yang dituju sesuai dengan regulasi yang berlaku.