Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas jangkauan program pendidikan dengan menambah jumlah sekolah swasta gratis sebanyak 63 sekolah untuk tahun ajaran 2026/2027 pada Selasa (14/4/2026). Kebijakan ekspansif ini membuat total institusi pendidikan swasta bebas biaya di ibu kota melonjak menjadi 103 sekolah dari yang semula hanya berjumlah 40 sekolah, sebagaimana dilansir dari Edukasi.
Perluasan program jaminan pendidikan ini secara resmi payung hukumnya tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 34 Tahun 2025 tentang Bantuan Biaya Pendidikan pada Satuan Pendidikan Swasta. Seluruh sekolah yang masuk dalam daftar program tersebar di lima wilayah kota administrasi DKI Jakarta serta mencakup berbagai jenjang mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, hingga SLB.
ÔÇ£Sebanyak 63 (sekolah) yang kita akan tambah sekarang ini di 2026, jadi 103 jumlahnya. Kan 40 (sekolah) yang awal,ÔÇØ terang Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Nahdiana.
Penambahan ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi pemenuhan hak pendidikan anak-anak di Jakarta. Pihak otoritas pendidikan berkomitmen untuk terus mengawal implementasi program agar tepat sasaran.
ÔÇ£Program ini semakin memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi warga Jakarta,ÔÇØ demikian bunyi unggahan akun Instagram @disdikdki.
Implementasi kebijakan ini mencakup pembagian sekolah gratis di wilayah Jakarta Pusat yang terdiri dari SMP Triwibawa, SMP Trisula Perwari 2, SMP At-Taqwa, SMP Strada Pelita Pejompongan, SMP Islam Al-Ihsan, SMP Paskalis 1, SMP Islam Meranti, SMP YWPM, SMP PSKD 1, dan SMP Muhammadiyah 16. Jenjang menengah atas meliputi SMAS At-Taqwa Jakarta, SMAS Taman Madya I Jakarta, SMKS YP IPPI Petojo, SMKS At-Taqwa Jakarta, SMKS Taman Siswa 2, SMK Katolik Sint Joseph, SMK Al-Ihsan, serta SLB BC Harapan Ibu.
Untuk wilayah Jakarta Barat, daftar sekolah mencakup SMP Muhammadiyah 32, SMP Al Inayah, SMP Al Hasanah, SMP Cindera Mata Indah, SMP Garuda, SMP Melania I, SMP Kembangan, SMA Lamaholot, SMAS Budi Murni 2, SMAS YP BDN, SMKAS Citra Utama, SMKS Maarif Jakarta, SMKS Permata Bunda, SMKS Benteng Gading Jakarta, SMKS Prima Wisata, SMKS Al Hamdiyah, SMKS Kebon Jeruk Jakarta, SLB B-C Alfiany, SLB C Bina Insan Kamil, dan SLB B-C Kasih Bunda.
Sementara itu, wilayah Jakarta Selatan menggratiskan biaya di SD Bhakti Luhur, SMP Trisula Perwari I Jakarta, SMP Yayasan Pendidikan Mulia, SMP Teladan, SMP Plus Khadijah Islamic School, SMP Putra Satria, SMP Al Falah, SMP Perguruan Rakyat 02, SMP Islam Terpadu Arrahman, SMP PSKD IV Bulungan, SMP Yapimda Jakarta, SMA Plus Khadijah Islamic School, SMKS PGRI 15 Jakarta, SMKS YK Kesatuan, SMKS Cyber Media, SMKS Bina Putra Jakarta, SMK Gapura merah Putri, SMK Jagakarsa, SLB Khrisna Murti, SLB B-C Sumber Budi, SLB C Bhakti Luhur, dan SLB Autis Mutiara.
Fasilitas gratis di wilayah Jakarta Timur diberikan kepada SMP Al Wasliyah, SMP Pembangunan, SMP Taman Harapan, SMP Yaspia, SMA Budi Mulia Utama, SMA Teladan 1 Jakarta, SMAS Wijaya Kusuma, SMAS Muhammadiyah 12 Jakarta, SMKS Cahaya Sakti Jakarta, SMKS Laboratorium Jakarta, SMKS Bina Medika Jakarta, SMKS Cipta Karya Jakarta, SMK Bina Nusa Mandiri, dan SMK PGRI 16 Jakarta.
Wilayah Jakarta Utara mencakup SDS Bina Pusaka, SMP Jayakarta, SMP Darul Maarif, SMP Sejahtera, SMP YAKPI I DKI Jaya, SMP Plus Al-Fudhola, SMP Tugu Bhakti, SMP Al-Irsyad Al-Islamiyah, SMP Sari Putra, SMP Fatahilah Jaya, SMAS Gita Kirti 2, SMAS Katolik Diakonia Jakarta, SMAS Bunga Hati Bangsa, SMAS Al Khairiyah Jakarta, SMKS Raudhatul Jannatunnaim, SMKS Al-Khairiyah Bahari, SMKS Sari Putra, SMKS Fajar Indah, dan SMK Al-Muttaqin.
ÔÇ£Demikian informasi mengenai 103 sekolah swasta gratis di DKI Jakarta yang bisa dimanfaatkan siswa untuk melanjutkan pendidikannya,ÔÇØ pungkas artikel tersebut.