Pemkot Palu Kampanyekan Penanggulangan HIV/AIDS Bersama Komunitas

Pemkot Palu Kampanyekan Penanggulangan HIV/AIDS Bersama Komunitas
Foto: Ilustrasi Pemkot Palu Kampanyekan Penanggulangan HIV/AIDS Bersama Komunitas.

Pemerintah Kota Palu bersama Komunitas Pojok Rupiah menggelar kampanye kemanusiaan secara masif untuk menanggulangi penyebaran HIV/AIDS pada Sabtu (23/5/2026). Langkah strategis ini diambil demi memutus mata rantai penularan virus di kalangan generasi muda setempat.

Sinergi tersebut bertujuan merespons lonjakan penemuan kasus di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah tersebut. Seperti dilansir dari Media Indonesia, gerakan bersama ini difokuskan pada peningkatan kesadaran kesehatan serta penguatan moralitas publik.

Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhiddin, menjelaskan bahwa pergaulan bebas menjadi faktor pemicu utama penularan virus tersebut. Beliau mengimbau generasi milenial dan Gen Z untuk memprioritaskan kesehatan demi masa depan.

"bukan sekadar sosialisasi, melainkan upaya membangun moralitas dan kesadaran kesehatan masyarakat." tegas Imelda Liliana Muhiddin, Wakil Wali Kota Palu.

Akumulasi kasus HIV/AIDS di wilayah ini tercatat sudah menyentuh angka 2.021 kasus dalam jangka waktu 25 tahun terakhir. Data tepercaya tersebut dirilis melalui laporan terbaru yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Palu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Rochmat Jasin, menilai bahwa tingginya angka tersebut merefleksikan efektivitas sistem penapisan kesehatan yang berjalan di lapangan. Kendati demikian, situasi ini menjadi peringatan bagi jajaran pemerintah untuk mengintensifkan edukasi.

"sistem skrining di Palu berjalan efektif. Namun, di sisi lain, hal ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk terus memperkuat edukasi." ujar Rochmat Jasin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu.

Pemerintah Kota Palu turut mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini guna mencegah perluasan penularan. Pelayanan pemeriksaan mandiri secara rahasia kini sudah disediakan pada dua fasilitas kesehatan rujukan utama, yaitu Puskesmas Birobuli dan Puskesmas Talise.

Kolaborasi ini juga ditujukan untuk mengikis stigma negatif terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Upaya pendampingan terus berjalan agar para penderita tetap memiliki motivasi dan semangat hidup yang kuat.

Artikel terkait

Rekomendasi