Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh satuan pendidikan di wilayahnya. Pihak sekolah diminta untuk tidak melaksanakan kegiatan yang berpotensi menambah beban finansial bagi orang tua murid.
Kebijakan tersebut diatur dalam Surat Edaran Nomor 400.3.1/3097/Sekret.um/2026, seperti dikutip dari Megapolitan. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas arahan Gubernur Jawa Barat mengenai pembangunan pendidikan karakter peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, menandatangani langsung surat edaran tersebut pada 12 Mei 2026. Di dalamnya, sekolah diimbau tidak menyelenggarakan agenda piknik yang dikemas sebagai study tour jika memicu biaya tambahan.
Sebagai alternatif, pihak sekolah diarahkan untuk mengalihkan kegiatan ke bentuk inovasi dan pembelajaran praktis. Beberapa opsi yang direkomendasikan meliputi program pengelolaan sampah mandiri, pertanian organik, peternakan, perikanan, serta pengembangan wawasan industri.
Selain membatasi agenda pelesiran, Pemkot Depok turut menyoroti pelaksanaan acara pelepasan siswa. Sekolah diimbau tidak mengadakan seremonial wisuda maupun perpisahan yang memungut biaya dari wali murid.
Ketentuan ini berlaku bagi seluruh tingkatan sekolah, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga tingkat pendidikan menengah. Dalam beberapa tahun terakhir, prosesi wisuda sekolah kerap dikritik publik karena dinilai terlalu mewah dan memakan biaya besar.
Imbauan Membawa Bekal dan Menabung
Melalui surat edaran yang sama, Pemkot Depok mengarahkan para siswa untuk membiasakan diri membawa bekal makanan dari rumah. Murid juga diharapkan dapat menghemat uang jajan mereka untuk dialokasikan ke tabungan masa depan.
Langkah penertiban ini diharapkan mampu mengembalikan fokus institusi pendidikan pada peningkatan mutu pembelajaran dan pembentukan karakter. Seluruh upaya tersebut dilakukan tanpa harus mengorbankan kondisi ekonomi keluarga peserta didik.
"Seluruh satuan pendidikan diharapkan dapat mematuhi imbauan yang telah disampaikan," demikian isi imbauan tersebut.