Pemerintah Kota Bekasi memproyeksikan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Ir H Juanda, sisi selatan Stasiun Bekasi, akan selesai dalam waktu 1,5 bulan atau pada Juni 2026. Fasilitas ini dibangun untuk mengurai kemacetan parah yang kerap terjadi akibat banyaknya warga yang menyeberang jalan secara langsung di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, menjelaskan bahwa pengerjaan fisik saat ini sedang memfokuskan pada pemasangan struktur utama jembatan. Proyek ini dilansir dari Megapolitan sedang dalam tahap pengerjaan kerangka yang sudah mulai terlihat di lokasi pembangunan pada Jumat (17/4/2026).
"Ini kan masih proses, jadi memang sudah mulai bangun kerangkanya nih, nanti mudah-mudahan dalam waktu 1,5 bulan lagi sudah selesai," ujar Idi Sutanto, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.
Pendanaan proyek infrastruktur ini tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi. Pemerintah setempat menggandeng pihak swasta melalui skema kerja sama investasi untuk menanggung seluruh biaya pembangunan jembatan tersebut.
"Kami minta investor untuk bangun JPO. Nanti ada kompensasinya dia bisa memasang reklame di situ," katanya Idi Sutanto, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.
Idi menegaskan bahwa seluruh hambatan administratif terkait perizinan telah tuntas diselesaikan. Koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak terkait, termasuk izin dari Kementerian Perhubungan serta PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku pengelola area stasiun.
"Di Jalan Juanda itu kan kemacetannya luar biasa, banyak penyeberangan. Nanti kalau ada JPO, kami ingin langsung terkoneksi masuk ke stasiun dari atas," jelas Idi Sutanto, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.
Keberadaan JPO ini nantinya akan didukung dengan penataan median jalan oleh Pemerintah Kota Bekasi. Rencananya, pot bunga dan tanaman akan ditempatkan di sepanjang pembatas jalan agar masyarakat tidak lagi menyeberang sembarangan di badan jalan setelah fasilitas jembatan beroperasi.
"Ini biar semua yang nyebrang di Jalan Juanda lewat atas, enggak ada yang lewat bawah," kata Idi Sutanto, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, struktur rangka berwarna hitam telah membentang di atas Jalan Ir H Juanda menuju arah selatan stasiun. Meskipun pengerjaan terus berjalan, fungsi akhir JPO sebagai akses utama masuk stasiun masih dalam tahap kajian lebih lanjut bersama Dinas Perhubungan.