Umat Islam mengamalkan sholat istikharah sebagai ibadah sunnah untuk memohon kemantapan hati saat menghadapi keraguan dalam menentukan pilihan hidup pada Kamis (16/4/2026). Ibadah ini dilakukan dengan rangkaian dua rakaat yang diakhiri dengan pembacaan doa khusus guna meminta petunjuk terbaik dari Allah SWT.
Dilansir dari Detikcom, kata istikharah secara bahasa berasal dari bahasa Arab yang bermakna meminta kebaikan pada sesuatu. Praktik ibadah ini disunnahkan bagi seseorang yang memiliki hajat atau cita-cita tertentu namun masih merasakan kebimbangan dalam mengambil keputusan akhir.
Pelaksanaan sholat ini diawali dengan niat "Usholli sunnatal istikharati rak'ataini lillaahi ta'ala" yang berarti niat sholat istikharah dua rakaat karena Allah Ta'ala. Pada rakaat pertama, umat muslim diutamakan membaca surat Al-Kafirun, sementara pada rakaat kedua disarankan membaca surat Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah.
Setelah salam, terdapat doa khusus yang diajarkan untuk memohon agar persoalan yang sedang dihadapi diberikan kemudahan jika berdampak baik bagi agama dan kehidupan. Sebaliknya, doa tersebut juga memohon agar urusan dijauhkan apabila mendatangkan keburukan di masa depan.
Beberapa manfaat dari pengamalan doa ini meliputi tercapainya solusi atas masalah yang dihadapi serta pemberian ketenangan batin. Keyakinan atas pertolongan Allah SWT menjadi landasan utama bagi hamba-Nya agar terbebas dari kesulitan hidup melalui ketakwaan yang total.
Tata cara pengerjaan sholat ini mengikuti urutan sholat fardu pada umumnya, mulai dari takbiratul ihram hingga salam. Fokus utama dari ibadah ini adalah kepasrahan seorang hamba atas ilmu dan kuasa Sang Khalik yang Maha Mengetahui segala hal gaib.