Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengonfirmasi bahwa PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk, PT Indosat Tbk, dan PT Telekomunikasi Selular telah resmi mendaftar sebagai peserta seleksi lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz pada akhir April 2026. Ketiga operator tersebut telah menyelesaikan tahapan pengambilan akun sistem e-Auction.
Dilansir dari Teknologi, proses pengambilan akun e-Auction berlangsung selama dua hari, yakni pada Rabu hingga Kamis, 29-30 April 2026. Urutan pendaftaran dimulai dari PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk, diikuti oleh PT Indosat Tbk, dan terakhir PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).
Pihak kementerian menjelaskan bahwa perusahaan yang telah memiliki akun sistem dapat segera melanjutkan ke tahapan berikutnya dalam prosedur teknis lelang.
ÔÇ£Selanjutnya penyelenggara telekomunikasi tersebut yang telah mendapatkan akun sistem e-Auction dapat melakukan pengunduhan dokumen seleksi,ÔÇØ tulis Komdigi dalam pengumumannya pada Rabu (6/5/2026).
Peserta diberikan waktu untuk mempelajari dokumen seleksi dan menyiapkan pertanyaan terkait substansi yang memerlukan penjelasan lebih lanjut. Batas waktu pengunduhan dokumen seleksi melalui sistem e-Auction dibuka sejak 29 April 2026 dan akan berakhir pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 15.00 WIB.
Komdigi juga mewajibkan penyampaian pertanyaan tertulis melalui surat resmi dalam format file pdf yang ditandatangani oleh pimpinan tertinggi perusahaan. Berkas tersebut harus diserahkan paling lambat pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 15.00 WIB.
Terkait jadwal penentuan, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi Wayan Toni Supriyanto menyebutkan bahwa pengumuman pemenang lelang ditargetkan selesai pada kuartal ketiga tahun ini.
ÔÇ£Kemungkinan [pemenang] di akhir Juli ya, kalau lihat jadwal,ÔÇØ kata Wayan, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi.
Wayan sebelumnya menyatakan bahwa meskipun kementerian telah mengundang seluruh penyelenggara jaringan seluler, kepastian partisipasi baru diketahui setelah pengambilan akun dilakukan.
ÔÇ£Kami undang tiga-tiganya, tetapi apakah minat atau tidak kan kami belum tahu,ÔÇØ katanya, Wayan, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi.
Pemerintah menegaskan bahwa lelang ini tidak menggunakan sistem bagi rata, melainkan melalui seleksi berbasis peringkat untuk masing-masing pita frekuensi.
ÔÇ£Yang menang rangking satu. Masing-masing spektrum satu pemenang berarti, 700 sama 2,6,ÔÇØ katanya, Wayan, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi.
Fokus penggunaan pita 700 MHz akan diarahkan untuk memperluas jangkauan layanan secara nasional. Sementara itu, pita 2,6 GHz disiapkan untuk meningkatkan kapasitas data jaringan guna mendukung pengembangan teknologi 5G di Indonesia.