Novo Club Batch 4 Ajak Mahasiswa Lawan Ketakutan untuk Berinovasi

Novo Club Batch 4 Ajak Mahasiswa Lawan Ketakutan untuk Berinovasi
Foto: Ilustrasi Novo Club Batch 4 Ajak Mahasiswa Lawan Ketakutan untuk Berinovasi.

Ekspektasi sosial yang tinggi sering kali memicu rasa takut gagal pada generasi muda. Kondisi ini membuat banyak mahasiswa ragu mewujudkan ide mereka karena merasa terjebak dalam tuntutan untuk menjadi sempurna sebelum memulai.

Fenomena psikologis tersebut menjadi perhatian serius bagi ParagonCorp, perusahaan di balik brand kecantikan seperti Wardah dan Make Over. Sejak 1985, mereka memegang prinsip bahwa investasi paling berharga bagi organisasi adalah manusianya, bukan sekadar produk.

Komitmen pengembangan manusia ini diwujudkan melalui peluncuran Novo Club, sebuah inisiatif pendampingan jangka panjang bagi mahasiswa di berbagai daerah. Dilansir dari Suara, program ini bukan sekadar seminar singkat, melainkan proses pembinaan intensif selama 1,5 tahun.

Novo Club dirancang sebagai ruang aman bagi peserta untuk mencoba, gagal, dan belajar secara nyata. Fokus utamanya adalah mendampingi mahasiswa mulai dari tahap pencarian ide hingga proses eksekusi di lapangan untuk memimpin gerakan di komunitas masing-masing.

Salman Subakat selaku CEO Paragon Nurhayati Subakat Entrepreneurship Institute (NSEI) memberikan penekanan khusus pada pentingnya mengalahkan sikap perfeksionis. Hal ini disampaikan dalam acara pembukaan Novo Club Batch 4 yang bertema "Berani Berinovasi, Berdampak Tanpa Batas".

"Banyak perubahan besar di dunia ini tidak dimulai dari orang yang paling siap, tetapi dari mereka yang cukup berani untuk melangkah. Jangan tunggu sempurna untuk memulai. Karena semua orang hebat hari ini pernah berada di titik yang sama: belum siap, tapi tetap melangkah," ujar Salman.

Tiga Pilar Pengembangan Pemimpin Masa Depan

Perjalanan program ini membawa misi yang terbagi dalam tiga lapisan strategis. Novo Club fokus membangun pola pikir inovasi, menyediakan platform pengembangan bakat yang menyeluruh, serta mempersiapkan calon pemimpin masa depan Indonesia.

Ketiga aspek tersebut dikembangkan secara simultan dalam satu rangkaian perjalanan panjang. Pola pembinaan ini mengadopsi cara kerja ParagonCorp dalam bertumbuh dari perusahaan kecil hingga menjadi salah satu raksasa FMCG di tanah air.

Dampak nyata dari dorongan keberanian ini terlihat pada hasil angkatan sebelumnya. Pada Batch 3, tercatat sebanyak 5.806 proyek mahasiswa berhasil diselesaikan di seluruh Indonesia, mencakup sektor pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga ekonomi kreatif.

Antusiasme serupa dirasakan oleh Shadrina Aliya Shafa, perwakilan mahasiswa dari Region 7. Ia menyebutkan bahwa paparan dari para pemateri telah membantu meningkatkan kepercayaan diri untuk tidak takut menghadapi kegagalan.

"Kesan pesan dari Novo hari ini sangat inspiratif dan sangat seru ya, karena kalau dilihat tadi banyak pemateri-pemateri hebat yang bikin kita lebih percaya diri dan gak takut gagal. Pesannya untuk Novo ke depan, semoga banyak kegiatan-kegiatan positif lainnya yang membuat anak muda di Indonesia berenergi positif lagi dan berani untuk berdampak," ujarnya.

Kehadiran Batch 4 ini menjadi kelanjutan strategi jangka panjang perusahaan dalam memupuk potensi generasi muda. Inisiatif ini menjadi pengingat bahwa potensi besar sering kali baru ditemukan ketika seseorang berani keluar dari zona nyaman tanpa menunggu momen yang dianggap sempurna.

Artikel terkait

Rekomendasi