Nindya Karya Kejar Target Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatra Utara

Nindya Karya Kejar Target Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatra Utara
Foto: Ilustrasi Nindya Karya Kejar Target Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatra Utara.

Komisaris Utama PT Nindya Karya Michael Umbas meninjau langsung lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan pada Selasa (19/5). Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memantau percepatan pengerjaan fisik proyek strategis nasional sektor pendidikan tersebut.

Langkah pengawasan ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Dilansir dari Media Indonesia, proyek infrastruktur pendidikan di wilayah Sumatra Utara ini memiliki nilai kontrak mencapai sekitar Rp1,2 triliun dengan target penyelesaian pada 20 Juni 2026.

Pihak manajemen PT Nindya Karya menyatakan bahwa percepatan ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia. Data kemajuan fisik menunjukkan bahwa realisasi pembangunan di sejumlah titik telah berhasil melampaui target rencana awal yang ditetapkan oleh perusahaan.

Data Progres Fisik Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatra Utara Periode M23
Lokasi ProyekRealisasi Fisik (%)Target Rencana (%)
Kota Medan73,2151,42
Deli Serdang55,2250,74
Serdang Bedagai53,7150,93
Padang Sidempuan57,0350,07
Tapanuli Selatan51,9043,17

Evaluasi terhadap pencapaian kemajuan proyek ini disampaikan langsung oleh jajaran komisaris kepada seluruh tim yang bertugas di lapangan. Pihak manajemen menekankan pentingnya menjaga keselarasan antara kecepatan kerja, pemenuhan standar kualitas bangunan, dan faktor keselamatan kerja.

"Kami mengawal dan memastikan pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat tercapai sesuai harapan. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terus menjaga progres dan kualitas pekerjaan di tengah berbagai tantangan di lapangan," ujar Michael Umbas, Komisaris Utama PT Nindya Karya pada Rabu (20/5).

Manajemen memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan fasilitas pendidikan di wilayah Kota Medan yang mencatatkan deviasi positif cukup tinggi. Infrastruktur di lokasi tersebut dinilai dapat menjadi contoh bagi pengerjaan proyek serupa di wilayah lain.

"Progress pembangunan SR Medan sangat signifikan dan bahkan menjadi benchmark secara nasional. Seluruh atap sudah terpasang, pekerjaan lantai mayoritas telah selesai, plafon sudah berjalan baik, dan saat ini sudah masuk tahap akhir pekerjaan MEP. Ini fenomenal. Well done team," lanjut Michael Umbas, Komisaris Utama PT Nindya Karya.

Pihak perusahaan juga mengingatkan bahwa percepatan pengerjaan tidak boleh mengorbankan fungsi utama dari fasilitas yang sedang dibangun. Mutu fisik bangunan harus tetap menjadi standar utama agar fungsi dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

"Yang terpenting bukan hanya cepat selesai, tetapi juga memastikan kualitas bangunan, fungsi fasilitas, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat. Sekolah Rakyat adalah program visioner Presiden Prabowo Subianto yang berpihak pada masa depan generasi bangsa," tegas Michael Umbas, Komisaris Utama PT Nindya Karya.

Dalam peninjauan di Deli Serdang, jalannya kegiatan didampingi oleh Project Manager Donny Kusuma, sementara peninjauan di Kota Medan didampingi oleh Project Manager Irwan Firmansyah. Aktivitas pengawasan kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi daring bersama Project Manager Serdang Bedagai Ariel Somadinigrat, Project Manager Padang Sidempuan Johanes, dan Project Manager Tapanuli Selatan Sumitra.

Artikel terkait

Rekomendasi