Peristiwa tragis menimpa satu keluarga yang sedang menikmati masa liburan di kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Empat orang anggota keluarga ditemukan tidak bernyawa di dalam tenda saat sedang melakukan kegiatan kamping bersama.
Para korban diketahui berasal dari Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Identitas mereka terdiri dari tiga laki-laki berinisial MAM (52), AEH (17), dan BAH (21), serta seorang perempuan berinisial M (43).
Dugaan Awal Penyebab Kematian
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kematian satu keluarga tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara, muncul dugaan kuat bahwa para korban mengalami keracunan makanan.
Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra, menyebutkan bahwa indikasi awal mengarah pada hidangan barbeque yang disiapkan sendiri oleh korban. Hal ini disampaikan saat beliau berada di RSUD Temanggung pada Kamis (28/5/2026).
Rincian identitas korban yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut:
- MAM (Laki-laki, 52 tahun)
- AEH (Laki-laki, 17 tahun)
- BAH (Laki-laki, 21 tahun)
- M (Perempuan, 43 tahun)
Seluruh korban merupakan warga dari Kecamatan Ambarawa dan saat ini telah dimakamkan di wilayah Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.
Pemeriksaan Laboratorium Forensik
Pihak kepolisian tidak ingin terburu-buru dalam mengambil kesimpulan akhir mengenai penyebab maut tersebut. Saat ini, Tim Identifikasi bersama DVI Polda Jawa Tengah telah melakukan proses autopsi terhadap keempat jenazah.
Selain autopsi, sampel daging barbeque dan sisa makanan lainnya yang ditemukan di lokasi kejadian juga dikirim ke Laboratorium Forensik. Polisi masih menunggu hasil resmi dari lab untuk memastikan apakah terdapat zat berbahaya dalam makanan tersebut.
Kronologi penemuan jenazah di lokasi kamping berdasarkan keterangan polisi:
| Waktu | Kejadian |
|---|---|
| Selasa, 22.00 WIB | Rombongan keluarga tiba di lokasi wisata Kledung untuk berkemah. |
| Rabu, 11.45 WIB | Petugas pengelola mulai mendatangi area untuk mengingatkan waktu check-out. |
| Rabu, 15.00 WIB | Petugas membuka paksa tenda karena tidak ada respons dan menemukan korban sudah kaku. |
Tabel di atas merangkum urutan waktu sejak kedatangan hingga para korban ditemukan meninggal dunia oleh staf pengelola tempat wisata.
Pemeriksaan Saksi dan Olah TKP
Iptu I Komang Mahendra Deputra mengonfirmasi bahwa sudah ada empat orang saksi yang dimintai keterangan terkait penemuan jenazah ini. Namun, identitas para saksi tersebut tidak diungkapkan secara mendetail kepada publik demi kepentingan penyidikan.
Mengenai lokasi spesifik, kepolisian hanya menegaskan bahwa peristiwa ini terjadi di sebuah tempat wisata di wilayah Kledung. Kabar yang beredar sempat menyebutkan lokasi spesifik di Posong, namun polisi memberikan jawaban yang lebih umum terkait koordinat wilayahnya.
Penemuan ini bermula ketika petugas hendak membersihkan area kamping dan meminta tamu untuk segera meninggalkan lokasi. Karena panggilan petugas tidak kunjung mendapat jawaban, pintu tempat menginap akhirnya dibuka paksa dan mengungkap kondisi para korban yang sudah tidak bernyawa.