Militer Inggris Terjunkan Tim Medis ke Tristan da Cunha

Militer Inggris Terjunkan Tim Medis ke Tristan da Cunha
Foto: Ilustrasi Militer Inggris Terjunkan Tim Medis ke Tristan da Cunha.

Tim medis Angkatan Darat Inggris melakukan aksi terjun payung ke Tristan da Cunha di Samudra Atlantik untuk memberikan pertolongan darurat kepada seorang warga yang diduga terinfeksi hantavirus. Operasi ini dilakukan setelah pria tersebut turun dari kapal pesiar MV Hondius yang sedang dilanda wabah virus tersebut pada pertengahan April 2026.

Pengiriman bantuan medis ini dilakukan karena persediaan oksigen di pulau paling terpencil di dunia tersebut telah mencapai titik kritis. Dilansir dari Detik iNET, pesawat RAF A400M dikerahkan untuk menerjunkan pasokan oksigen guna mendukung perawatan pasien yang dilaporkan dalam kondisi stabil selama masa isolasi.

Hantavirus yang teridentifikasi dalam kasus ini adalah varian Andes yang diketahui dapat menular antarmanusia. Penyakit ini awalnya dilaporkan menjangkiti sejumlah orang di kapal pesiar milik perusahaan Belanda tersebut, dengan total enam kasus konfirmasi dan dua kasus dugaan termasuk pasien di Tristan da Cunha.

Tim evakuasi terdiri dari enam penerjun payung dan dua tenaga medis, yakni seorang dokter dan perawat. Mereka berangkat dari Oxfordshire menuju Pulau Ascension sebelum akhirnya melompat tandem ke wilayah yang tidak memiliki landasan pacu pesawat tersebut.

Brigadir Ed Cartwright menjelaskan bahwa operasi ini sangat menantang karena faktor geografis dan cuaca ekstrem. Pulau tersebut memiliki luas yang sangat kecil dengan kecepatan angin rata-rata yang sering kali melampaui 40 km/jam, sehingga menyulitkan proses pendaratan parasut.

Pemerintah Inggris menegaskan bahwa pengerahan kekuatan militer ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap wilayah seberang lautnya. Selain menangani pasien suspek, militer juga mengirimkan 3,3 ton pasokan medis ke rumah sakit setempat untuk mendukung warga lain yang sempat melakukan kontak fisik dengan pasien.

"Operasi luar biasa ini mencerminkan komitmen tak tergoyahkan kami kepada penduduk di wilayah seberang laut kami dan kepada warga negara Inggris, di mana pun mereka berada," sebut Menteri Luar Negeri Yvette Cooper.

Kapal pesiar MV Hondius sendiri saat ini telah bersandar di Tenerife setelah mencatatkan tiga kasus kematian, di mana dua di antaranya terkonfirmasi akibat hantavirus. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terus memantau perkembangan kasus ini, termasuk dua warga Inggris lainnya yang kini menjalani perawatan di Belanda dan Afrika Selatan.

Artikel terkait

Rekomendasi