Militer AS Sita Kapal Tanker Minyak Iran di Samudra Hindia

Militer AS Sita Kapal Tanker Minyak Iran di Samudra Hindia
Foto: Ilustrasi Militer AS Sita Kapal Tanker Minyak Iran di Samudra Hindia.

Militer Amerika Serikat melakukan operasi penyitaan terhadap satu kapal tanker minyak Skywave yang terkait dengan Iran di Samudra Hindia pada Selasa (19/5/2026) malam. Langkah tegas ini diambil di tengah situasi memanas saat Washington mempertimbangkan opsi serangan udara.

Penyitaan kapal yang membawa muatan satu juta barel minyak mentah dari Pulau Kharg tersebut dilakukan saat armada bayangan Teheran melintas di sebelah barat Malaysia. Operasi penindakan hukum ini dilansir dari Media Indonesia berdasarkan data pelayaran yang dilaporkan oleh Wall Street Journal.

Ketegangan sempat memuncak di Gedung Putih ketika Presiden Donald Trump bersiap meluncurkan serangan militer ke Iran. Rencana penyerangan tersebut akhirnya dibatalkan setelah adanya permohonan penundaan dari sekutu-sekutu AS di Teluk Persia yang melihat peluang kesepakatan damai.

"Sepertinya ada peluang yang sangat baik bahwa mereka (Iran) bisa menyelesaikan sesuatu. Jika kita bisa melakukannya tanpa harus mengebom mereka habis-habisan, saya akan sangat senang," ujar Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Penundaan otorisasi serangan tersebut diputuskan Trump hanya berjarak satu jam sebelum jadwal dimulai setelah pejabat Iran mengirim draf persyaratan baru. Kendati memberikan kesempatan diplomasi selama dua hingga tiga hari bagi sekutunya, Trump tetap melempar peringatan keras melalui media sosial Truth Social bahwa waktu bagi Iran terus berjalan.

Kondisi di Samudra Hindia dan Selat Hormuz kini berada dalam pengawasan ketat seiring dengan peningkatan kehadiran militer AS. Situasi ini mengancam keberlangsungan kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya telah dicapai pada April lalu.

Artikel terkait

Rekomendasi