Mengenal Xiaozhai Tiankeng Sinkhole Terdalam di Dunia di Chongqing China

Mengenal Xiaozhai Tiankeng Sinkhole Terdalam di Dunia di Chongqing China
Foto: Ilustrasi Mengenal Xiaozhai Tiankeng Sinkhole Terdalam di Dunia di Chongqing China.

Xiaozhai Tiankeng yang terletak di Kota Administratif Chongqing, China, memiliki penampakan visual yang menyerupai hasil kerukan raksasa dari inti Bumi. Tebing-tebing vertikal yang curam mengelilingi jurang dalam yang kerap diselimuti kabut misterius.

Lubang raksasa ini dikenal penduduk setempat sebagai Xiaozhai, merujuk pada nama sebuah desa lokal yang kini telah ditinggalkan. Sementara itu, istilah Tiankeng secara harfiah berarti Lubang Surgawi, sebuah sebutan masyarakat lokal untuk fenomena sinkhole.

Dilansir dari Detik iNET, Xiaozhai Tiankeng memegang rekor sebagai sinkhole terdalam di dunia dengan kedalaman mencapai 626 meter. Dimensi lebarnya tercatat 527 meter, menjadikannya dua kali lebih panjang dari Menara Eiffel dan jauh lebih luas dibanding O2 Arena di London.

Kapasitas volume lubang ini mencapai sekitar 120.000.000 meter kubik. Angka fantastis tersebut setara dengan daya tampung bagi 40.000 kolam renang standar Olimpiade di dalamnya.

Secara geologis, sinkhole merupakan lubang dalam yang tercipta akibat runtuhnya lapisan permukaan tanah ke dalam rongga bawah tanah. Fenomena ini dapat muncul secara mendadak maupun bertahap akibat faktor alam seperti hujan lebat dan banjir.

Pembentukan Xiaozhai Tiankeng melibatkan kekuatan besar dari atas dan bawah tanah selama puluhan ribu tahun. Air hujan yang meresap ke dalam batu gamping keropos secara perlahan melebarkan celah tanah dan memicu terjadinya erosi hebat.

Pada saat bersamaan, aliran sungai bawah tanah yang deras terus melubangi jaringan gua di bagian bawah. Ketika struktur permukaan tidak lagi mampu menahan beban, tanah tersebut runtuh dan membentuk sinkhole raksasa.

Struktur Xiaozhai Tiankeng tergolong unik karena memiliki formasi ganda. Kawah bagian atas yang lebih luas menyempit menuju kawah bagian bawah yang lebih kecil, yang mengindikasikan bahwa pembentukannya mungkin terjadi melalui dua peristiwa runtuhan terpisah.

Ekosistem Purba dan Adaptasi Flora

Seiring berjalannya waktu, bagian dalam sinkhole ini berkembang menjadi ekosistem subtropis yang matang. Lingkungan di dasar lubang menciptakan iklim mikro tersendiri yang cenderung sejuk dengan tingkat kelembapan yang sangat tinggi.

Kekayaan hayati di dalamnya sangat mengagumkan dengan tercatatnya lebih dari 1.200 spesies tanaman. Beberapa di antaranya merupakan flora langka seperti pohon Ginkgo purba, berbagai jenis pakis, hingga lumut yang menyelimuti dinding tebing.

Meskipun pasokan cahaya matahari sangat terbatas di dasar jurang, kehidupan tetap mampu beradaptasi dengan ekstremnya lingkungan. Hewan langka seperti macan dahan bahkan dilaporkan pernah terlihat menghuni kawasan terisolasi ini.

Berdasarkan studi tahun 2024 dalam Chinese Journal of Plant Ecology, tanaman di sini beradaptasi dengan cara menyesuaikan tingkat nutrisi seluler. Vegetasi tersebut memiliki kandungan karbon yang lebih rendah dibanding tanaman permukaan, namun kaya akan elemen nitrogen serta fosfor.

Keunikan flora dan fauna inilah yang menjadi daya tarik utama Xiaozhai Tiankeng di samping kemegahan struktur fisiknya. Keanekaragaman hayati yang terjaga menjadikannya laboratorium alam yang sangat berharga bagi ilmu pengetahuan dunia.

Artikel terkait

Rekomendasi