Sebanyak 176 ribu mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia resmi bergabung dalam Novo Club Batch 4 pada Sabtu, 25 April 2026, guna mengatasi fenomena imposter syndrome yang menghambat produktivitas. Program inisiasi ParagonCorp ini bertujuan mengubah keraguan diri menjadi aksi nyata melalui pengembangan proyek inovatif di berbagai daerah.
Laporan penelitian Anatomy of Work dari Asana pada awal 2026 mengungkapkan bahwa 78 persen Generasi Z di Indonesia mengalami imposter syndrome. Dilansir dari Suara, perasaan takut gagal dan ekspektasi tidak realistis dari media sosial sering kali membuat pemuda menunda langkah demi menunggu kesempurnaan.
CEO Paragon Nurhayati Subakat Entrepreneurship Institute (NSEI), Salman Subakat, memberikan penegasan mengenai pentingnya bagi kaum muda untuk segera memulai langkah tanpa terjebak dalam budaya terlalu banyak berpikir atau overthinking.
"Masa muda bukan masa untuk menunggu. Masa muda adalah masa untuk mulai. Mulai mencoba. Mulai belajar. Mulai menentukan arah hidup," pesan Salman.
Dia menilai bahwa kesiapan mental seringkali menjadi penghalang bagi kemajuan yang seharusnya bisa dicapai lebih awal oleh para mahasiswa.
"Banyak perubahan besar di dunia ini tidak dimulai dari orang yang paling siap, tetapi dari mereka yang cukup berani untuk melangkah. Jangan tunggu sempurna untuk memulai. Karena semua orang hebat hari ini pernah berada di titik yang sama: belum siap, tapi tetap melangkah," tambah Salman.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., yang turut hadir dalam acara tersebut, menekankan bahwa pembentukan nilai dan keberanian merupakan fondasi utama dalam menghadapi masa depan yang dinamis.
ÔÇ£Yang kita siapkan hari ini bagaimana cara berpikirnya, nilai yang dipegang, keberanian yang dimiliki untuk menghadapi masa depan yang penuh dengan ketidakpastian," ujar Brian.
Brian juga menyebutkan bahwa pertemuan antara ilmu pengetahuan dan pengalaman dalam ekosistem kolaboratif ini menjadi wadah krusial bagi pembentukan arah peran generasi mendatang.
ÔÇ£Di sinilah ilmu pengetahuan, kepemimpinan, pengalaman dan keberanian itu bertemu. Di sinilah gagasan diuji, nilai dibentuk, dan generasi masa depan Indonesia akan menemukan arah perannya,ÔÇØ jelas Brian.
Hingga saat ini, ekosistem Novo Club telah memfasilitasi lahirnya lebih dari 260 proyek inovatif yang dijalankan langsung oleh mahasiswa di komunitas mereka masing-masing. Program pengembangan ini berlangsung secara komprehensif selama 1,5 tahun, mencakup fase pelatihan hingga pemberdayaan alumni untuk membuka jejaring profesional.