PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) baru saja mengumumkan pencapaian luar biasa dalam perjalanan bisnisnya di industri perbankan digital tanah air. Anak perusahaan dari Kredivo Group ini sukses mencatatkan pembukaan lebih dari 1 juta rekening nasabah hingga periode April 2026.
Tidak hanya dari sisi jumlah pengguna, bank digital ini juga berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan nilai yang fantastis. Total dana yang dipercayakan nasabah kepada Krom Bank telah menyentuh angka Rp10 triliun pada periode yang sama.
Pertumbuhan Organik yang Signifikan
Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk, Anton Hermawan, menjelaskan bahwa pertumbuhan pesat ini dicapai melalui strategi yang sangat unik. Menurutnya, lonjakan jumlah nasabah dan dana simpanan tersebut terjadi secara organik tanpa bergantung penuh pada ekosistem induknya.
Pernyataan resmi dari pimpinan Krom Bank mengenai strategi pertumbuhan perusahaan:
- Pertumbuhan jumlah nasabah didorong oleh kekuatan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.
- Pengalaman pengguna yang ditawarkan aplikasi menjadi daya tarik utama bagi para pendaftar baru.
- Perusahaan tidak menjadikan basis pengguna Kredivo sebagai sumber utama dalam proses akuisisi nasabah sejauh ini.
- Keberhasilan ini memperkuat posisi Krom sebagai salah satu bank digital dengan laju pertumbuhan tercepat di Indonesia.
Informasi tersebut menegaskan bahwa kualitas layanan menjadi faktor kunci dalam memenangkan kepercayaan masyarakat. Anton juga menambahkan bahwa pencapaian ini sejalan dengan visi besar perusahaan untuk menjadi bank digital pilihan bagi generasi muda.
Target pasar utama yang disasar oleh Krom Bank adalah kelompok milenial dan Gen Z yang sangat melek teknologi. Melalui inovasi yang berkelanjutan, bank ini terus berusaha memenuhi ekspektasi finansial generasi yang mendominasi populasi produktif tersebut.
Memberikan Keuntungan Finansial Nyata bagi Nasabah
Sejak pertama kali mengudara pada awal tahun 2024, Krom Bank berkomitmen memberikan nilai tambah ekonomi bagi penggunanya. Bank ini diperkirakan telah memberikan imbal hasil tambahan kepada nasabah dengan nilai total mencapai Rp500 miliar.
Angka ini merupakan perbandingan keuntungan yang didapat nasabah jika dibandingkan dengan menyimpan dana di perbankan tradisional. Strategi yang digunakan adalah dengan menawarkan instrumen tabungan dan deposito berjangka yang sangat kompetitif di pasar.
Rangkuman kinerja dan reputasi Krom Bank di pasar perbankan digital:
| Indikator Kinerja | Pencapaian Hingga April 2026 |
|---|---|
| Jumlah Rekening | Lebih dari 1 Juta Akun |
| Dana Pihak Ketiga (DPK) | Rp10 Triliun |
| Estimasi Imbal Hasil Nasabah | Sekitar Rp500 Miliar |
| Rating Apple App Store | 4,9 Bintang |
| Rating Google Play Store | 4,8 Bintang |
Data di atas menunjukkan bahwa kepuasan nasabah terhadap layanan aplikasi Krom sangat tinggi. Kepercayaan publik yang kuat menjadi fondasi bagi bank ini untuk terus berekspansi di tengah persaingan perbankan digital yang ketat.
Anton Hermawan menekankan bahwa keberhasilan menghimpun dana sebesar Rp10 triliun secara organik adalah bukti nyata kekuatan produk mereka. Hal ini menjadi semakin istimewa karena dilakukan sebelum integrasi penuh dengan ekosistem Kredivo dimulai.
Visi Menjadi Pusat Layanan Keuangan Masa Depan
Manajemen memiliki ambisi besar untuk menjadikan Krom Bank sebagai pusat layanan keuangan atau financial home bagi anak muda. Momentum pencapaian 1 juta nasabah ini dianggap sebagai keberhasilan fase pertama dari rencana strategis jangka panjang.
Langkah selanjutnya yang akan diambil perusahaan adalah memperluas cakupan layanan ke sektor pembayaran dan penyaluran pinjaman. Ekspansi ini diharapkan dapat memberikan solusi keuangan yang lebih menyeluruh bagi setiap kebutuhan gaya hidup nasabah.
Selain ekspansi fitur, Krom Bank akan mulai membuka sinergi penuh dengan puluhan juta pengguna aktif yang ada di ekosistem Kredivo. Kerja sama strategis ini diyakini akan menjadi mesin pertumbuhan baru yang mengakselerasi performa bank di masa mendatang.
Satu hal yang cukup mencolok dari performa Krom Bank adalah kemampuannya dalam menjaga profitabilitas bisnis. Sejak pertama kali beroperasi sebagai bank digital, perusahaan ini konsisten mencatatkan keuntungan dalam laporan keuangannya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa manajemen berhasil menyeimbangkan antara ambisi pertumbuhan skala bisnis dengan kesehatan finansial perusahaan. Pencapaian ini tergolong jarang ditemukan pada industri bank digital yang biasanya harus merugi di tahun-tahun awal demi akuisisi nasabah.
Strategi Fase Pertumbuhan Kedua
Menatap masa depan, Krom Bank telah menyiapkan strategi bisnis yang akan dijalankan melalui tahapan-tahapan yang terukur. Pada fase pertumbuhan kedua, fokus utama akan bergeser pada pengayaan fitur transaksi harian seperti layanan pembayaran.
Perusahaan juga akan mulai menawarkan produk pinjaman secara langsung di dalam aplikasi mereka sendiri. Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses kredit bagi masyarakat yang selama ini belum terjangkau oleh layanan perbankan konvensional.
Poin-poin rencana strategis Krom Bank untuk periode selanjutnya:
- Meluncurkan fitur pembayaran digital yang lebih lengkap untuk mendukung transaksi harian.
- Menghadirkan layanan pinjaman yang terintegrasi langsung dengan profil risiko nasabah.
- Memulai integrasi mendalam dengan sistem Kredivo Group untuk menjangkau puluhan juta pengguna baru.
- Memperkuat pondasi teknologi guna memastikan keamanan dan kenyamanan transaksi dalam skala besar.
Dengan integrasi ekosistem Kredivo, Krom Bank akan memiliki akses ke basis data yang sangat luas. Sinergi ini akan membuka peluang bagi pengguna Kredivo yang sebelumnya belum terhubung dengan layanan perbankan formal untuk beralih ke bank digital.
Kombinasi antara pertumbuhan organik yang sudah terbukti serta potensi ekosistem yang besar membuat manajemen merasa sangat optimis. Krom Bank yakin dapat memperkokoh posisinya sebagai platform keuangan pilihan utama bagi generasi milenial dan Gen Z di seluruh pelosok Indonesia.
Keberhasilan ini juga menjadi sinyal positif bagi industri perbankan digital nasional bahwa model bisnis yang sehat bisa berjalan beriringan dengan pertumbuhan nasabah yang cepat. Inovasi layanan dan suku bunga yang kompetitif tetap menjadi kunci utama dalam menarik minat masyarakat luas.