KPU Badung Sediakan Democracy Creative Space untuk Pelayanan Publik

KPU Badung Sediakan Democracy Creative Space untuk Pelayanan Publik
Foto: Ilustrasi KPU Badung Sediakan Democracy Creative Space untuk Pelayanan Publik.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung menyediakan fasilitas Democracy Creative Space (DCS) di Rumah Pintar Pemilu sebagai langkah inovasi pelayanan publik. Sarana ini ditujukan untuk membangun ruang publik yang terbuka mengenai isu kepemiluan seperti dilansir dari Media Indonesia.

Fasilitas baru di Gumi Keris tersebut mendapatkan apresiasi langsung dari Ketua KPU Republik Indonesia (RI), Mochammad Afifuddin, saat melakukan kunjungan kerja pada Jumat (22/5). Afifuddin menilai inovasi ini layak menjadi percontohan nasional dalam mentransformasikan kantor KPU menjadi ruang publik yang inklusif.

"Ini luar biasa. Kalau ada orang yang mau melakukan penelitian atau tamu, bisa langsung datang ke ruangan ini. Tempatnya nyaman sekali," ujar Afifuddin.

Apresiasi tersebut diberikan saat ia meninjau langsung kelengkapan fasilitas di lokasi bersama Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. Dorongan diberikan kepada seluruh jajaran KPU di Bali untuk terus melahirkan inovasi kelembagaan sekaligus mendukung KPU Badung meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Pemanfaatan DCS difokuskan sebagai sarana pendidikan pemilih mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), ruang diskusi masyarakat, pusat arsip hidup, dan media pembelajaran interaktif. Pengelolaan ruang ini diarahkan secara dinamis agar tidak menjadi tempat pameran yang kaku.

"Ini adalah refleksi nyata bahwa kami aktif merawat nilai-nilai demokrasi sejak dini melalui ekspresi visual generasi muda," ungkap Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra.

Pengembangan konsep tersebut diwujudkan dengan memajang karya lukisan siswa sekolah dari tingkat SD hingga SMA yang berisi aspirasi masa depan daerah. Kehadiran teknologi terintegrasi juga disiapkan guna menunjang aktivitas diskusi publik.

Anggota KPU Badung Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Agung Rio Swandisara menambahkan, sistem teknologi di DCS memudahkan pembedahan isu politik lokal secara interaktif. Tempat ini sekaligus mengarsipkan jurnal ilmiah mahasiswa riset secara berkelanjutan.

Artikel terkait

Rekomendasi