Pemerintah Korea Selatan Wajibkan Operator Sediakan Layanan Internet Gratis

Pemerintah Korea Selatan Wajibkan Operator Sediakan Layanan Internet Gratis
Foto: Ilustrasi Pemerintah Korea Selatan Wajibkan Operator Sediakan Layanan Internet Gratis.

Pemerintah Korea Selatan melalui Kementerian Sains dan ICT resmi meluncurkan program internet gratis bagi tujuh juta pengguna ponsel di seluruh negeri pada Rabu (15/4/2026). Program ini memberikan akses data tanpa batas bagi warga yang telah menghabiskan kuota bulanan mereka.

Dilansir dari Detik iNET, warga akan tetap mendapatkan aliran data meskipun kuota utama telah habis, namun dengan pembatasan kecepatan pada 400 Kbps. Kecepatan ini ditujukan untuk fungsi dasar seperti pengiriman pesan teks dan proses autentikasi keamanan pengguna.

Tiga operator telekomunikasi utama di Korea Selatan, yakni SK Telecom, KT, dan LG Uplus, telah memberikan persetujuan mereka terhadap inisiatif pemerintah tersebut. Program ini menjadi kontras bagi Korea Selatan yang dikenal memiliki rata-rata kecepatan unduhan 5G mencapai 400 Mbps.

Kebijakan penyediaan data cuma-cuma ini diterapkan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas berbagai kegagalan sistem keamanan yang dialami para operator belakangan ini. SK Telecom sebelumnya dijatuhi denda sebesar USD 97 juta atau sekitar Rp 1,5 triliun akibat peretasan sistem inti perusahaan.

Masalah serupa juga dialami LG Uplus yang mengalami kebocoran data catatan panggilan pelanggan sebesar 3TB. Sementara itu, operator KT dilaporkan menyebarkan perangkat keras pemancar dengan keamanan rendah yang berisiko memicu penipuan siber terhadap pelanggan.

Menteri Sains dan ICT Korea Selatan, Bae Kyung-hoon, menegaskan bahwa akses daring tanpa batas merupakan bagian dari hak dasar telekomunikasi masyarakat. Biaya penyediaan akses dasar tersebut menurut pemerintah wajib ditanggung sepenuhnya oleh pihak operator.

"Industri saat ini telah mencapai titik kritis yang membutuhkan tindakan nyata," kata Bae Kyung-hoon, Menteri Sains dan ICT Korea Selatan. Ia menuntut para penyedia layanan memberikan kontribusi sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Selain penyediaan internet gratis, para operator juga diwajibkan meningkatkan kuota data bagi kelompok warga lanjut usia. Perusahaan telekomunikasi terkait juga berjanji memperkenalkan paket layanan 5G dengan harga lebih terjangkau, yakni maksimal USD 13,50 atau setara Rp 216 ribu.

Artikel terkait

Rekomendasi