Komdigi Ancam Blokir Wikipedia Jika Tidak Daftar PSE Hingga Besok

Komdigi Ancam Blokir Wikipedia Jika Tidak Daftar PSE Hingga Besok
Foto: Ilustrasi Komdigi Ancam Blokir Wikipedia Jika Tidak Daftar PSE Hingga Besok.

Wikimedia Foundation harus segera menyelesaikan proses registrasi sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat di Indonesia. Kewajiban ini mendesak karena batas waktu yang diberikan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) hampir habis.

Dilansir dari Teknologi, Komdigi memberikan waktu tujuh hari kerja bagi organisasi nirlaba global tersebut sejak 15 April 2026. Dengan demikian, sisa waktu pendaftaran hanya sampai Rabu, 22 April 2026.

Pemerintah siap mengambil langkah tegas berupa pemutusan akses sementara terhadap seluruh ekosistem Wikimedia jika aturan tersebut tetap diabaikan. Hal ini mencakup layanan ensiklopedia populer Wikipedia Indonesia.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menegaskan komitmen otoritas dalam menjaga ketertiban tata kelola ruang digital nasional. Aturan PSE ini berlaku bagi seluruh platform tanpa terkecuali.

"Pemerintah menggarisbawahi pentingnya kepatuhan terhadap hukum yang berlaku demi menciptakan ekosistem digital yang adil. Wikimedia Foundation diharapkan segera menyelesaikan pendaftaran ini agar terhindar dari sanksi pemblokiran," ujar Alexander.

Wikimedia Foundation (WMF) merupakan lembaga yang mengelola infrastruktur ensiklopedia Wikipedia yang bermarkas di San Francisco, Amerika Serikat. Platform ini memiliki basis pengguna masif di tanah air.

Kronologi Komunikasi dan Penundaan

Langkah tegas Komdigi diambil setelah menjalin komunikasi intensif dengan pihak Wikimedia sejak 14 November 2025. Otoritas sebelumnya telah memberikan beberapa kali perpanjangan waktu sesuai permintaan yayasan tersebut.

Meskipun kelonggaran telah diberikan, komitmen pendaftaran PSE belum juga dipenuhi oleh pihak WMF. Pada 28 Januari 2026, Wikimedia sempat mengabaikan batas waktu final yang telah disepakati bersama sebelumnya.

Situasi kian rumit karena perwakilan resmi Wikimedia tidak hadir dalam pertemuan koordinasi teknis pada 9 April 2026. Pemerintah tetap membuka ruang dialog hingga detik terakhir sebelum eksekusi pemblokiran total dilakukan.

Urgensi Pendaftaran PSE Lingkup Privat

Registrasi PSE merupakan kewajiban hukum bagi setiap platform digital yang menyediakan layanan di wilayah kedaulatan Indonesia. Hal ini mencakup aspek legalitas operasional dan perlindungan data pribadi pengguna.

Status PSE resmi memberikan kepastian tata kelola ruang digital yang bersih. Tanpa registrasi, platform dianggap beroperasi di luar koridor hukum nasional yang menyulitkan perlindungan hukum saat terjadi sengketa atau gangguan siber.

Berdasarkan Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2020, PSE yang gagal mendaftar dapat dikenakan sanksi bertahap. Sanksi dimulai dari teguran tertulis hingga tindakan administratif berat berupa pemblokiran layanan secara permanen.

Alexander menambahkan bahwa pendaftaran PSE tidak dipungut biaya dan bertujuan melindungi kepentingan publik. Jika tidak ada perkembangan positif, masyarakat Indonesia berisiko kehilangan akses ke salah satu sumber informasi digital terbesar.

"Hal ini dilakukan untuk melindungi publik, juga melindungi platform itu sendiri, dalam hal ini Wikimedia, agar terlindungi secara hukum," kata Alexander Sabar.

Riwayat Komunikasi Kemkomdigi dan Wikimedia

Berikut adalah rincian lini masa upaya komunikasi pemerintah terhadap Wikimedia Foundation terkait kewajiban pendaftaran PSE:

Tabel Kronologi Komunikasi PSE Wikimedia
TanggalPeristiwa dan Status Komunikasi
Kemkomdigi mengirimkan notifikasi awal mengenai kewajiban pendaftaran PSE Lingkup Privat.Wikimedia meminta perpanjangan waktu dan disetujui oleh Kemkomdigi.
Wikimedia kembali mengajukan permintaan perpanjangan waktu yang kedua kalinya.Permintaan perpanjangan waktu kembali diajukan dengan kesepakatan batas waktu final 20 Januari 2026.
Batas waktu final diingkari sehingga Kemkomdigi mengirimkan surat pemberitahuan rencana pemblokiran.Hingga tanggal ini, Wikimedia Foundation tidak memberikan tanggapan atas rencana pemblokiran tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi