Pemprov DKI Jakarta Klaim 97 Persen Jalan dalam Kondisi Mantap

Pemprov DKI Jakarta Klaim 97 Persen Jalan dalam Kondisi Mantap
Foto: Ilustrasi Pemprov DKI Jakarta Klaim 97 Persen Jalan dalam Kondisi Mantap.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaporkan bahwa mayoritas infrastruktur jalan di wilayah Ibu Kota saat ini berada dalam status mantap pada Senin (20/4/2026). Data tersebut disampaikan dalam rapat paripurna mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 yang digelar di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memaparkan pencapaian tersebut di hadapan anggota legislatif sebagai bagian dari pertanggungjawaban kinerja pemerintah daerah. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Megapolitan, persentase keterpeliharaan jalan telah mencapai angka yang signifikan.

ÔÇ£Terpeliharanya 97,35 persen jalan dalam kondisi mantap,ÔÇØ ujar Rano, Senin.

Selain mengenai kondisi aspal, Rano menyebutkan bahwa pembangunan fasilitas bagi pejalan kaki juga terus berjalan. Tercatat sebanyak 7,47 persen jalur pedestrian kini telah dilengkapi sarana pendukung, terutama pada area-area yang terintegrasi dengan moda transportasi massal.

Kendati mengklaim kondisi mantap, pihak eksekutif tidak menjabarkan parameter teknis secara mendalam mengenai definisi kategori tersebut dalam rapat. Di sisi lain, tercatat adanya fluktuasi jumlah titik kerusakan pada awal tahun 2026 di berbagai wilayah administrasi Jakarta.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengonfirmasi bahwa terdapat sekitar 6.000 titik jalan berlubang yang terdeteksi pada pembukaan tahun ini. Meskipun jumlah lubang sempat mengalami peningkatan kembali setelah masa pendataan awal, Heru memastikan unitnya terus melakukan perbaikan di lapangan.

ÔÇ£Untuk jalan berlubang memang cukup banyak yang sudah kita tangani ya. Waktu itu 6.000 tapi memang sudah meningkat lagi, tapi semua sudah kita tindak lanjuti,ÔÇØ ujar Heru di Kantor Dinas Bina Marga, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).

Dinas Bina Marga kini tengah menyiapkan langkah jangka panjang untuk memperkuat struktur permukaan jalan agar tidak mudah rusak kembali. Upaya pemeliharaan akan difokuskan pada metode pelapisan ulang yang dijadwalkan berlangsung pada periode cuaca tertentu.

ÔÇ£Memasuki musim panas ini kita akan lanjut dengan membuat jalan itu menjadi lebih baik lagi, akan kita layer jalannya untuk lokasi-lokasi tertentu,ÔÇØ kata Heru.

Program pelapisan ulang tersebut direncanakan menyasar lokasi-lokasi strategis yang memiliki volume kendaraan tinggi. Hingga saat ini, pemantauan terhadap ribuan titik jalan yang telah diperbaiki terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Artikel terkait

Rekomendasi