Kementerian PU Targetkan Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Rampung Juni 2026

Kementerian PU Targetkan Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Rampung Juni 2026
Foto: Ilustrasi Kementerian PU Targetkan Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Rampung Juni 2026.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menginstruksikan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang tersebar di 104 lokasi di seluruh Indonesia pada Senin (27/04/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendidikan tersebut selesai pada Juni 2026 agar siap digunakan saat tahun ajaran baru dimulai.

Proyek ambisius ini mencakup pembangunan di 32 provinsi serta 102 kabupaten/kota dengan target daya tampung mencapai 112.320 siswa. Dilansir dari Kompas, sarana fisik tersebut akan terbagi ke dalam 3.744 rombongan belajar guna mendukung pemerataan layanan pendidikan nasional.

Menteri PU Dody memberikan instruksi khusus agar pengerjaan fisik tidak melampaui batas waktu yang telah ditentukan demi kenyamanan peserta didik.

"Pembangunan semua Sekolah Rakyat Tahap II ini harus dipastikan bisa selesai seluruhnya pada bulan Juni, sebelum mulai tahun ajaran baru pada bulan Juli," kata Dody.

Guna mencapai target tersebut, Dody meminta adanya penyelesaian segera terhadap berbagai hambatan teknis di lapangan. Hal ini mencakup kemudahan akses konstruksi, kelancaran mobilisasi material, pemenuhan kebutuhan tenaga kerja, hingga kesiapan infrastruktur pendukung lainnya.

Selain ketepatan waktu, kualitas material dan struktur bangunan menjadi perhatian utama agar aset negara tersebut memiliki usia pakai yang panjang.

"Tetap utamakan kualitas dalam pembangunannya, baik dari segi material maupun struktur bangunannya, karena bangunan sekolah ini harus bisa bertahan untuk dimanfaatkan minimal selama 20 tahun," ujar Dody.

Pemerintah juga mendorong penguatan sinergi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya dengan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini dianggap krusial untuk memastikan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dapat memperluas akses pendidikan berkualitas di berbagai wilayah Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi