Kementerian PU Bangun Dapur Makan Bergizi Gratis di Jember

Kementerian PU Bangun Dapur Makan Bergizi Gratis di Jember
Foto: Ilustrasi Kementerian PU Bangun Dapur Makan Bergizi Gratis di Jember.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun fasilitas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Wirolegi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Rabu (6/5/2026). Infrastruktur ini difungsikan untuk mempercepat distribusi pangan bergizi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bagi masyarakat setempat.

Pembangunan sarana penunjang ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan infrastruktur dasar, terutama di lokasi yang belum tersentuh kemitraan swasta. Dilansir dari Kompas, proyek ini mencakup wilayah Pulau Jawa hingga daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Lokasi fasilitas yang berada di Wirolegi tersebut hanya berjarak 10,1 kilometer atau sekitar 20 menit dari Bandara Notohadinegoro. Kedekatan akses ini sengaja dipilih untuk menjamin kelancaran arus logistik serta mobilitas operasional dalam pelayanan pemenuhan gizi masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa pihaknya fokus pada penyediaan sarana pendukung guna memastikan program prioritas Presiden dapat berjalan secara optimal di berbagai wilayah Indonesia.

"Sinergi pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat, termasuk dukungan akses jalan dari bandara menuju lokasi SPPG Wirolegi oleh Pemerintah Kabupaten Jember, guna memastikan distribusi berjalan lancar dan program prioritas Presiden dapat terlaksana optimal," terang Dody, Menteri PU.

Fasilitas ini memiliki kapasitas produksi yang besar dengan target jangkauan distribusi yang sangat ketat untuk menjaga kualitas pangan. Pusat produksi tersebut mampu menghasilkan hingga 3.000 porsi makanan dalam satu siklus distribusi.

Wilayah layanan dipatok maksimal 30 menit dari titik operasional agar suhu dan mutu makanan tetap terjaga. Selain fungsi sosial, keberadaan dapur ini diproyeksikan menyerap 50 tenaga kerja dari warga sekitar yang akan mengurus operasional harian.

Lahan yang digunakan merupakan aset Pemerintah Daerah dengan skema pinjam pakai selama lima tahun. Infrastruktur utama mencakup bangunan dapur, instalasi air minum, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga tempat penampungan sampah sementara.

Setelah seluruh pembangunan fisik selesai, pengelolaan aset tersebut akan dialihkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Instansi tersebut nantinya yang bertanggung jawab penuh atas keberlangsungan layanan pemenuhan gizi masyarakat secara jangka panjang.

Artikel terkait

Rekomendasi