Apple mengumumkan penunjukan John Ternus sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang akan mengakhiri 15 tahun masa jabatannya pada 1 September 2026. Keputusan ini diumumkan secara resmi pada Senin (21/4/2026) di Cupertino, Amerika Serikat, dilansir dari Kompas.
Ternus yang kini berusia 50 tahun telah mengabdi di Apple selama 25 tahun dan menghabiskan lima tahun terakhir memimpin divisi rekayasa perangkat keras. Dalam perannya tersebut, ia bertanggung jawab atas pengembangan teknis produk-produk utama seperti iPhone, iPad, dan lini komputer Mac.
"Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini untuk meneruskan misi Apple ke depan," kata Ternus, CEO Apple terpilih.
Kepemimpinan baru ini muncul saat perusahaan menghadapi tekanan besar di sektor kecerdasan buatan (AI) yang menjadi fokus industri saat ini. Apple tercatat sempat bekerja sama dengan Google untuk meningkatkan kemampuan asisten virtual Siri setelah mengalami kendala dalam pengembangan fitur AI internal secara mandiri.
Analis Wedbush Securities, Dan Ives, menyoroti bahwa transisi kepemimpinan ini terjadi pada titik krusial bagi masa depan strategis perusahaan dalam menghadapi persaingan dengan pemain lain seperti Nvidia.
"Cook menciptakan warisan besar di Apple, tapi sudah saatnya tongkat estafet diserahkan ke Ternus dengan strategi AI kini menjadi fokus utama," kata Ives, Analis Wedbush Securities.
Meskipun berhasil meningkatkan valuasi perusahaan dari 350 miliar dolar AS menjadi 4 triliun dolar AS, Cook dinilai masih berada di bawah bayang-bayang inovasi besar peninggalan Steve Jobs. Produk baru yang lahir di era Cook seperti Vision Pro dan Apple Watch belum dianggap menyamai dampak revolusioner iPhone di pasar global.
"Sementara Cook menjaga laju pertumbuhan Apple tetap stabil, ia tidak menghasilkan inovasi yang benar-benar mengubah posisi kompetitif Apple untuk dua dekade ke depan, sebagaimana yang dilakukan Jobs dengan iPhone," kata Chatterjee, Analis Forrester Research.
Peralihan kekuasaan ini juga akan membawa Ternus pada tantangan geopolitik, terutama menyangkut rantai pasok di China dan investasi manufaktur di Amerika Serikat. Tim Cook tidak akan benar-benar meninggalkan perusahaan dan tetap menjabat sebagai ketua eksekutif (executive chairman).
Proses transisi kepemimpinan ini akan dibahas lebih mendalam oleh Cook dan Ternus dalam pertemuan terjadwal pada 30 April 2026. Agenda tersebut bertepatan dengan pengumuman laporan keuangan Apple untuk kuartal pertama tahun ini.