Indonesia Super Corridor Raih Sertifikasi Keamanan Data Center Tier IV

Indonesia Super Corridor Raih Sertifikasi Keamanan Data Center Tier IV
Foto: Ilustrasi Indonesia Super Corridor Raih Sertifikasi Keamanan Data Center Tier IV.

PT Indonesia Super Corridor (ISC) resmi mengantongi sertifikasi Payment Card Industry Data Security Standard (PCI DSS) untuk fasilitas Data Center Tier IV di ISC Tower, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat daya saing infrastruktur digital di tengah lonjakan kebutuhan layanan cloud dan kecerdasan buatan.

Sertifikasi standar keamanan global tersebut menjadi strategi utama perusahaan dalam menyasar segmen pelanggan enterprise yang membutuhkan perlindungan data tinggi. Fokus utama layanan ini mencakup sektor finansial, sistem pembayaran elektronik, hingga industri e-commerce di Indonesia sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Pengakuan standar keamanan ini diperoleh setelah fasilitas ISC melewati proses asesmen oleh Qualified Security Assessor (QSA). Penilaian tersebut mengacu pada regulasi ketat yang ditetapkan oleh PCI Security Standards Council untuk organisasi yang memproses data transaksi pembayaran.

Founder ISC, Benyamin P. Naibaho, menegaskan bahwa penerapan standar internasional ini sangat krusial bagi tata kelola fasilitas perusahaan. Hal tersebut dikarenakan operasional data center berkaitan langsung dengan informasi sensitif milik pemegang kartu pelanggan.

"Kami mematuhi dan memelihara seluruh persyaratan PCI DSS yang berlaku karena layanan yang kami berikan bersinggungan dengan data pemegang kartu pelanggan. Perlindungan data merupakan aspek esensial dalam tata kelola fasilitas kami," ujar Benyamin Naibaho, Founder ISC.

Pencapaian ini memperkokoh kesiapan teknis fasilitas ISC yang didukung oleh kapasitas hingga 750 rak dan pasokan daya sebesar 20 MW. Infrastruktur yang berlokasi di Mampang Prapatan tersebut juga menawarkan Service Level Agreement (SLA) colocation mencapai 99,995 persen.

Saat ini, ISC telah mengoperasikan tiga fasilitas data center yang tersebar di wilayah Jakarta dan Denpasar. Perusahaan juga menyediakan layanan colocation berbasis AI dengan dukungan daya hingga 22 kW per rak untuk mendukung beban kerja komputasi tinggi bagi penyedia cloud dan hyperscaler.

Artikel terkait

Rekomendasi