Harga Tiket Acara Kripto Donald Trump Anjlok Lebih Dari 80 Persen

Harga Tiket Acara Kripto Donald Trump Anjlok Lebih Dari 80 Persen
Foto: Ilustrasi Harga Tiket Acara Kripto Donald Trump Anjlok Lebih Dari 80 Persen.

Harga tiket untuk menghadiri acara kripto eksklusif yang terkait dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan mengalami penurunan tajam hingga lebih dari 80 persen dibandingkan tahun lalu. Penurunan nilai ini mengindikasikan melemahnya minat para investor terhadap koin meme $TRUMP.

Dilansir dari Investortrust, laporan Financial Times menyebutkan bahwa sebanyak 297 pemegang terbesar koin meme $TRUMP mendapatkan undangan untuk menghadiri "Konferensi Kripto dan Bisnis" di Mar-a-Lago pada akhir pekan ini. Sejumlah tokoh populer seperti Mike Tyson dan Tony Robbins dijadwalkan hadir dalam acara tersebut.

Dari total peserta yang diundang, terdapat 29 pemegang koin teratas yang memperoleh akses menuju resepsi VIP bersama Donald Trump. Namun, nilai median kepemilikan koin dari para peserta VIP tahun ini tercatat hanya berada di kisaran US$539.000. Angka tersebut merosot tajam dari periode tahun sebelumnya yang mampu mencapai sekitar US$3,28 juta.

Pihak Gedung Putih memberikan pernyataan bahwa kehadiran Trump dalam konferensi tersebut sepenuhnya bersifat pribadi. Donald Trump sendiri dijadwalkan menyampaikan pidato dalam acara tersebut sebelum kembali menuju Washington, D.C. untuk melanjutkan agenda resmi pemerintahan.

Meski bersifat pribadi, tiga senator dari Partai Demokrat telah mengajukan permintaan klarifikasi. Mereka mempertanyakan sejauh mana keterlibatan Trump dalam proses perencanaan serta potensi keuntungan yang didapatkan dari penyelenggaraan acara tersebut.

Aset koin meme $TRUMP awalnya diluncurkan menjelang momen pelantikan Trump pada Januari 2025. Harganya sempat melonjak tinggi hingga melewati angka US$44 sebelum akhirnya mengalami depresiasi nilai yang signifikan. Selain itu, keluarga Trump juga tersangkut dengan proyek kripto lain bernama World Liberty Financial yang kini tengah menghadapi tuntutan hukum dari investor kripto Justin Sun atas dugaan persoalan finansial.

Artikel terkait

Rekomendasi