Administrasi Penerbangan Federal (FAA) resmi melarang terbang roket New Glenn milik Blue Origin setelah insiden kegagalan peluncuran satelit AST SpaceMobile pada hari Minggu. Roket buatan perusahaan Jeff Bezos tersebut gagal membawa muatan ke posisi orbit yang direncanakan akibat kendala teknis.
Kegagalan fungsi mesin menjadi faktor utama satelit tersebut tidak mencapai target ketinggian yang dibutuhkan. Dilansir dari Detik iNET, masalah ini terdeteksi pada penerbangan ketiga New Glenn yang membawa teknologi konektivitas telepon seluler untuk orbit rendah Bumi.
Kepala Eksekutif Blue Origin, Dave Limp, memberikan penjelasan resmi mengenai kendala daya dorong yang dialami perangkat peluncur tersebut. Penurunan performa mesin membuat misi tidak dapat diselesaikan sesuai target operasional.
"Kami jelas tidak memenuhi misi yang diinginkan pelanggan kami, dan yang diharapkan tim kami," sebut Dave Limp, Kepala Eksekutif Blue Origin.
Pihak perusahaan kini tengah menjalankan investigasi mendalam untuk menemukan akar permasalahan teknis pada mesin roket. Proses penyelidikan ini dilakukan di bawah pengawasan ketat regulator penerbangan Amerika Serikat.
"FAA akan mengawasi penyelidikan yang dipimpin Blue Origin, terlibat dalam setiap langkah prosesnya, dan menyetujui laporan akhir Blue Origin, termasuk tindakan perbaikan apa pun," sebut FAA.
Kegagalan ini berdampak langsung pada operasional satelit AST yang kini dinyatakan tidak dapat digunakan sama sekali. Meskipun pihak AST mengonfirmasi adanya perlindungan asuransi atas kerugian tersebut, nilai nominal kerugian finansial tidak dipublikasikan ke publik.
Dampak dari larangan terbang ini diprediksi akan mengganggu linimasa program luar angkasa Amerika Serikat lainnya. Todd Harrison dari American Enterprise Institute menyoroti potensi keterlambatan pada misi pendaratan manusia di Bulan.
"Ini bisa memakan waktu tiga, empat bulan, atau lebih lama. Jika lebih lama, tentu sangat mengecewakan dan itu mulai berdampak pada program Artemis," kata Todd Harrison dari American Enterprise Institute.
Proyek New Glenn semula diproyeksikan untuk mendukung misi Artemis 3 yang dijadwalkan pada 2028 mendatang. Penundaan investigasi yang berkepanjangan dikhawatirkan akan memaksa NASA untuk meninjau kembali jadwal pengiriman astronot ke permukaan Bulan.