Tujuh wisatawan berhasil dievakuasi setelah terjebak di tebing dekat perkemahan North Head, New South Wales South Coast, Australia, pada Sabtu (25/4/2026). Kelompok tersebut terisolasi akibat hantaman ombak besar dan pasang surut air laut yang ekstrem sejak pukul 09.00 waktu setempat.
Operasi penyelamatan darurat ini melibatkan New South Wales State Emergency Service (NSW SES) setelah laporan masuk pada pukul 11.00. Dilansir dari Detik Travel, petugas menghadapi tantangan besar karena lokasi para turis yang sangat sulit dijangkau oleh peralatan standar.
Komandan lokal NSW SES Eurobodalla, Peter Collins menyatakan bahwa timnya segera menyadari tingkat bahaya di lapangan begitu tiba di lokasi kejadian.
"Setelah tiba, dengan melihat gelombang tinggi dan tempat orang-orang ini terjebak, kami menyadari ini adalah situasi yang sangat berbahaya, situasi yang sangat tidak biasa," kata Peter Collins, Komandan lokal NSW SES Eurobodalla.
Kondisi cuaca dan medan memaksa tim penyelamat membatalkan rencana awal penggunaan helikopter untuk proses evakuasi. Meskipun helikopter sudah bersiaga di lokasi, risiko keamanan yang tinggi membuat metode tersebut dianggap tidak layak untuk dilaksanakan.
"Kami akan menggunakan teknik penyelamatan vertikal yang pada dasarnya adalah menurunkan seseorang ke arah mereka dan kami menarik mereka satu per satu," ucap Peter Collins, Komandan lokal NSW SES Eurobodalla.
Seorang gadis muda menjadi prioritas utama penyelamatan karena kondisinya yang paling rentan setelah terpapar air laut selama berjam-jam. Petugas membutuhkan waktu total sekitar tiga jam untuk menarik seluruh anggota kelompok dari dasar tebing ke tempat yang aman.
"Kami mulai menarik mereka satu per satu. Seluruh operasi penyelamatan memakan waktu sekitar tiga jam sejak kami tiba hingga selesai," jelas Peter Collins, Komandan lokal NSW SES Eurobodalla.
Tim penyelamat menduga kelompok tersebut tidak menyadari perubahan kondisi alam yang sangat cepat saat sedang berjalan-jalan. Gelombang besar yang datang dari arah selatan Selandia Baru menjadi penyebab utama mereka terperangkap di dinding karang.
"Saya rasa mereka hanya berjalan di sepanjang dasar tebing, mengira semuanya baik-baik saja, dan tiba-tiba terjadi pasang surut yang sangat tinggi dan gelombang besar yang datang dari selatan Selandia Baru," jelas Peter Collins, Komandan lokal NSW SES Eurobodalla.
Setelah mencapai daratan, paramedis dari Ambulans NSW langsung melakukan pemeriksaan medis kepada seluruh korban. Gadis muda dalam kelompok tersebut dilaporkan mengalami kondisi kesehatan yang menurun akibat cuaca dingin.
"Gadis muda itu basah kuyup selama sekitar tiga jam, dan ia cukup kedinginan dan menderita hipotermia ringan," kata Peter Collins, Komandan lokal NSW SES Eurobodalla.
Menanggapi insiden tersebut, otoritas terkait mengeluarkan peringatan bagi para pendaki dan wisatawan pantai untuk lebih waspada terhadap prakiraan cuaca. Kewaspadaan terhadap pasang surut air laut menjadi kunci keselamatan utama saat beraktivitas di jalur pendakian pesisir.
"Ada banyak jalur pendakian yang berada di sepanjang dasar tebing, dan sesuatu yang harus selalu Anda waspadai adalah pasang surut air laut," pungkas Peter Collins, Komandan lokal NSW SES Eurobodalla.