Putra Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Eric Trump, mengumumkan rencana untuk mengajukan gugatan hukum terhadap saluran berita MS Now. Langkah hukum tersebut diambil setelah stasiun televisi itu mempertanyakan motif kehadirannya dalam kunjungan kenegaraan ke Tiongkok baru-baru ini, seperti dilansir dari Media Indonesia.
Jabatan Eric sebagai Executive Vice President di Trump Organization menjadi sorotan utama dalam perselisihan ini. Eric membela diri dengan menegaskan bahwa keikutsertaannya ke Beijing murni bertujuan untuk memberikan dukungan kepada pihak keluarga.
"Saya berada di sana sebagai putra yang menyayangi ayah saya dan tidak ingin melewatkan momen luar biasa ini di sisinya," tegas Eric.
Ancaman gugatan hukum dari pihak Eric Trump secara khusus diarahkan kepada saluran MS Now dan pembawa acara The Briefing, Jen Psaki. Melalui salah satu segmen siaran, Psaki menyoroti potensi adanya agenda bisnis tersembunyi di balik perjalanan Eric ke Negeri Tirai Bambu tersebut.
Tudingan tersebut merujuk pada artikel Financial Times yang mengaitkan kunjungan Eric dengan perusahaan fintech Alt5 Sigma. Perusahaan fintech itu dilaporkan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Nano Labs asal Tiongkok untuk membangun pusat data di Amerika Serikat, di mana Psaki mengeklaim Eric menjabat sebagai anggota dewan direksi.
"Berlawanan dengan monolog dan kebohongan nyata tersebut, saya TIDAK PERNAH menjadi anggota dewan ALT5 -- tidak sekarang, tidak pernah," tulis Eric.
Pihak Gedung Putih merespons dengan menegaskan kepada Financial Times bahwa tidak ada konflik kepentingan terkait kehadiran Eric dalam rombongan. Sementara itu, istri Eric, Lara Trump, menyampaikan dalam wawancara dengan Fox News bahwa serangan seperti ini sudah diprediksi oleh Donald Trump sejak mencalonkan diri pada 2016.
Di sisi lain, pembawa acara Jen Psaki memberikan tanggapan langsung pada siaran Jumat malam mengenai status Eric. Ia mengakui posisi Eric di Alt5 Sigma memang rumit karena meski saat ini bukan direktur, terdapat pengumuman awal dari perusahaan mengenai posisi Eric di masa lalu.
Hubungan bisnis Eric disebut tidak terbatas pada status pengamat dewan. Psaki menambahkan bahwa koneksi Eric terkait erat dengan World Liberty Financial, perusahaan kripto keluarga Trump yang ikut didirikan olehnya.
Kunjungan kenegaraan ke Tiongkok ini bersifat strategis dan turut diikuti oleh sejumlah taipan teknologi terkemuka dunia. Tokoh-tokoh yang ikut serta dalam rombongan tersebut antara lain Elon Musk dari Tesla, Tim Cook dari Apple, dan Jensen Huang dari Nvidia.
"Saya pikir banyak hal baik dihasilkan. Kami membuat beberapa kesepakatan perdagangan yang fantastis, benar-benar untuk kedua negara," ujar Trump.
Evaluasi positif tersebut disampaikan oleh Presiden Trump saat mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Xi Jinping. Di sisi lain, laporan terpisah menyebutkan Juru Bicara Gedung Putih terkonfirmasi positif Covid-19 setelah sempat berinteraksi dalam jarak aman.
"Saya terakhir kali bertemu Presiden pada Selasa (26/10) ketika kami berada dalam jarak lebih dari 1,8 meter dan memakai masker," kata Juru Bicara Gedung Putih.