PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) resmi mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) pada armada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Modernisasi sistem transportasi darat ini dilakukan melalui kerja sama dengan PT Gunung Harta Transport Solution (GHTS).
Dilansir dari Suara, sebanyak 100 unit bus AKAP milik GHTS kini telah terhubung dengan ekosistem pintar milik emiten TRON. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan operasional transportasi yang lebih modern, aman, serta efisien bagi para penumpang selama perjalanan.
Setiap unit armada tambahan tersebut dibekali dengan perangkat teknologi mutakhir, mencakup Mobile Digital Video Recorder (MDVR). Selain itu, terdapat sistem kamera pintar Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dan Driver Status Monitoring (DSM).
Direktur Utama PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk, David Santoso, memberikan apresiasi terhadap langkah transformasi yang diambil oleh pihak GHTS. Ia menilai adopsi teknologi pintar saat ini menjadi aspek krusial dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
"Inisiatif GHTS untuk kembali mengintegrasikan solusi AI dan IoT kami pada 100 unit armada tambahan menunjukkan bahwa teknologi pintar kini adalah kunci utama dalam pelayanan pelanggan. Kami bangga dapat terus dipercaya sebagai mitra strategis GHTS dalam mewujudkan mobilitas yang lebih cerdas, aman, dan modern," ujar David Santoso di Jakarta, Senin (27/4/2026).
Direktur Utama PT Gunung Harta Transport Solution, I Gede Yoyok Santoso, menyebutkan bahwa penggunaan teknologi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan. GHTS berupaya menghadirkan layanan transportasi yang mengedepankan aspek keamanan bagi masyarakat.
"Penambahan 100 unit perangkat MDVR, ADAS, dan DSM dari PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk di tahun 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen tersebut. Pengalaman kami menggunakan teknologi ini sejak 2023 telah membuktikan efektivitasnya dalam menjaga disiplin pengemudi dan mengawasi operasional, sehingga para penumpang setia kami dapat menikmati perjalanan dengan rasa aman dan tenang," kata I Gede Yoyok Santoso.
Fungsi Fitur ADAS dan DSM dalam Keamanan
Implementasi teknologi ADAS berperan sebagai asisten cerdas yang memberikan peringatan dini kepada sopir bus. Sistem ini akan mendeteksi potensi benturan atau jika kendaraan mulai menyimpang dari jalur yang seharusnya secara otomatis.
Di sisi lain, fitur DSM difungsikan untuk memantau kondisi pengemudi secara real-time selama di perjalanan. Teknologi ini sangat penting untuk mencegah risiko kecelakaan akibat kelelahan atau hilangnya fokus pengemudi saat mengoperasikan armada.
Data dari seluruh operasional bus tersebut kini terintegrasi dan dipantau langsung oleh manajemen GHTS secara terpusat. Melalui sistem ini, pengawasan perjalanan menjadi lebih responsif serta memiliki akurasi data yang lebih baik dibandingkan sistem konvensional.