Elon Musk Terima Bonus Saham SpaceX untuk Bangun Koloni Mars

Elon Musk Terima Bonus Saham SpaceX untuk Bangun Koloni Mars
Foto: Ilustrasi Elon Musk Terima Bonus Saham SpaceX untuk Bangun Koloni Mars.

Elon Musk kini mendapatkan insentif besar guna merealisasikan ambisinya membangun koloni dengan jutaan manusia di Mars. Langkah ini diambil setelah dewan direksi SpaceX menjanjikan bonus berupa paket saham agar Musk tetap fokus pada proyek raksasa tersebut.

Dewan direksi perusahaan kedirgantaraan itu menyetujui kompensasi khusus bagi Musk yang berkaitan dengan target-target krusial perusahaan. Hal ini dilakukan menjelang persiapan SpaceX untuk melantai di bursa saham atau IPO.

Berdasarkan dokumen yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), dilansir dari Detik iNET, Musk bakal menerima 200 juta saham terbatas dengan hak suara super. Bonus fantastis ini cair jika valuasi SpaceX menyentuh angka USD 7,5 triliun.

Selain target nilai perusahaan, Musk juga wajib membuktikan keberhasilan pembangunan koloni di Mars. Wilayah tersebut harus dihuni oleh setidaknya satu juta penduduk sebagai syarat penerimaan bonus tersebut.

Skema insentif ini juga mencakup tambahan 60,4 juta saham terbatas lainnya. Syarat tambahannya adalah SpaceX harus mengoperasikan pusat data di luar angkasa dengan kapasitas daya minimal mencapai 100 terawatt.

Membangun peradaban manusia di Mars telah menjadi impian lama pria kelahiran Afrika Selatan tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, ia konsisten menyuarakan rencana pengiriman satu juta orang ke planet merah sebelum tahun 2050.

Meski demikian, Musk baru-baru ini mulai melakukan revisi terhadap urutan ambisi ruang angkasanya. Sebelumnya, ia menganggap penggunaan Bulan sebagai tempat persinggahan menuju Mars hanya akan menjadi pengalihan fokus yang merugikan.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, Musk berubah haluan dengan mengumumkan bahwa SpaceX kini memprioritaskan pembangunan tempat tinggal manusia di Bulan. Strategi baru ini dianggap lebih realistis untuk dicapai dalam waktu dekat.

"Ia mengatakan rencana baru ini akan memakan waktu kurang dari satu dekade, sedangkan membangun koloni di Mars membutuhkan lebih dari 20 tahun," seperti dikutip dari Gizmodo.

Keputusan dewan direksi untuk merancang paket kompensasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga konsistensi Musk. Perusahaan ingin memastikan orang terkaya di dunia itu tetap berkomitmen pada visi jangka panjang SpaceX di tengah berbagai kesibukannya.

Target valuasi dan pencapaian teknologi yang dipasang oleh direksi ini diketahui tidak memiliki batasan jangka waktu tertentu. Namun, aturan mainnya tetap tegas: jika SpaceX gagal mencapai target-target tersebut, maka Musk tidak akan mendapatkan bonus saham yang dijanjikan.

Artikel terkait

Rekomendasi