Perusahaan teknologi DroidUp secara resmi memperkenalkan Moya, sebuah robot humanoid dengan kemampuan ekspresi menyerupai manusia, dalam acara peluncuran perdana di Shanghai, China, pada Senin, 20 April 2026. Inovasi ini disebut sebagai terobosan signifikan dalam pengembangan robot biomimetik yang memiliki kecerdasan tubuh secara penuh.
Moya memiliki spesifikasi fisik dengan tinggi badan mencapai 165 cm dan bobot seberat 32 kilogram yang menyerupai proporsi tubuh manusia dewasa dewasa. Sebagaimana dilansir dari Wolipop, robot ini menggunakan basis Walker 3 yang telah dimodifikasi dengan struktur otot ringan berbentuk lattice untuk mendukung pergerakan sosial yang lebih halus.
Kecanggihan utama robot ini terletak pada kemampuannya menjaga suhu tubuh pada rentang 32 hingga 36 derajat Celsius guna memberikan kesan nyata saat berinteraksi. Selain itu, DroidUp mengklaim Moya mampu melakukan sinkronisasi postur berjalan dengan tingkat akurasi mencapai 92 persen jika dibandingkan dengan cara berjalan manusia normal.
Pengembangan teknologi ini tidak difokuskan pada kekuatan fisik untuk keperluan industri berat, melainkan untuk kebutuhan interaksi jangka panjang di ruang publik. Sektor kesehatan, perawatan lansia, pendidikan, hingga area komersial menjadi target utama penggunaan robot yang mampu menampilkan mikro-ekspresi wajah yang sangat detail tersebut.
DroidUp merancang Moya untuk memenuhi kebutuhan emosional manusia, termasuk menjadi pendamping di panti jompo atau teman berbicara di lingkungan sosial. Robot ini diharapkan dapat menjembatani hubungan antara manusia dan mesin melalui kontak mata yang natural serta gerakan tubuh yang tidak kaku.
Unit komersial Moya dijadwalkan mulai dipasarkan secara luas pada akhir tahun 2026 mendatang. Terkait nilai investasi teknologi tersebut, harga satu unit robot ini diperkirakan mencapai 1,2 juta yuan atau setara dengan Rp3 miliar untuk pasar awal.