Asrama Haji Banjarmasin Siapkan Distribusi 6.804 Galon Air Zam-Zam

Asrama Haji Banjarmasin Siapkan Distribusi 6.804 Galon Air Zam-Zam
Foto: Ilustrasi Asrama Haji Banjarmasin Siapkan Distribusi 6.804 Galon Air Zam-Zam.

Sebanyak 6.804 galon air zam-zam telah tiba di Gudang Asrama Haji Banjarmasin untuk dipersiapkan bagi jemaah haji asal Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Selasa (26/5), dilansir dari Media Indonesia.

Setiap jemaah haji nantinya akan menerima satu galon berisi lima liter air zam-zam sebagai bentuk pelayanan setelah kepulangan dari Tanah Suci. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, mengonfirmasi kesiapan logistik tersebut.

"Air zam-zam sebanyak 6.804 galon saat ini sudah berada di Gudang Asrama Haji dan siap untuk didistribusikan," tutur Eddy Khairani, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (26/5).

Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan mengantar air zam-zam wilayah Kalimantan Selatan ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten/Kota. Sementara untuk wilayah Kalimantan Tengah, pengambilan dilakukan langsung oleh pihak Kemenhaj kabupaten/kota setempat sesuai jumlah jemaah haji tahun 2026 yang berangkat.

Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan seluruh galon dalam kondisi aman serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pembagian berjalan tertib. Di samping itu, Embarkasi Haji Banjarmasin juga telah melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral guna mematangkan kesiapan operasional pemulangan jemaah fase kedua.

"Dari hasil rapat tersebut disimpulkan bahwa seluruh persiapan operasional pemulangan jemaah dinyatakan siap," ujar Eddy Khairani, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan.

Pemerintah daerah bersama Kemenhaj akan memfasilitasi transportasi pemulangan jemaah hingga ke daerah asal masing-masing. Penyambutan resmi bakal digelar oleh tiap kepala daerah di titik penerimaan yang sudah ditentukan guna mengurai kepadatan di Asrama Haji.

Artikel terkait

Rekomendasi