Dinas Pendidikan Jawa Timur Terapkan Nilai TKA dalam SPMB 2026

Dinas Pendidikan Jawa Timur Terapkan Nilai TKA dalam SPMB 2026
Foto: Ilustrasi Dinas Pendidikan Jawa Timur Terapkan Nilai TKA dalam SPMB 2026.

Dinas Pendidikan Jawa Timur menerapkan kebijakan baru dengan menggunakan nilai Tes Kemampuan Akademik sebagai komponen penilaian di seluruh jalur seleksi Penerimaan Murid Baru tahun 2026 untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK.

Langkah penambahan komponen penilaian ini diambil untuk tetap mengedepankan prinsip inklusif serta berkeadilan pada jalur prestasi akademik, sebagaimana dilansir dari Edukasi pada Jumat, 10 April 2026.

"Terdapat sejumlah perubahan dalam SPMB 2026 yang perlu dicermati masyarakat, di antaranya penghapusan bobot indeks sekolah pada seluruh jalur seleksi, baik jalur domisili maupun prestasi nilai akademik," kata Aries Agung Paewai, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Penghapusan indeks sekolah asal tersebut mengubah formula penilaian, khususnya pada jalur prestasi akademik yang kini menggabungkan nilai rapor sebesar 60 persen dan nilai Tes Kemampuan Akademik sebesar 40 persen.

ÔÇ£Nilai kemampuan akademik merupakan gabungan rata-rata nilai rapor sebesar 60 persen dan rata-rata nilai TKA dari Daftar Kolektif Hasil TKA sebesar 40 persen,ÔÇØ ujar Aries Agung Paewai, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Penerapan komponen baru ini juga berlaku bagi calon murid jenjang SMA dan SMK yang diwajibkan melampirkan Sertifikat Hasil TKA saat pengambilan PIN, termasuk untuk jalur domisili serta jalur afirmasi bagi keluarga ekonomi tidak mampu.

"Calon murid SMK juga diperbolehkan memilih maksimal tiga konsentrasi keahlian, baik dalam satu sekolah maupun berbeda sekolah, di dalam atau luar rayon," ujar Aries Agung Paewai, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Adapun kuota untuk jalur prestasi akademik ditetapkan sebesar 25 persen untuk jenjang SMA dan 65 persen untuk SMK, dengan seleksi berdasarkan urutan prioritas nilai kemampuan akademik serta jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah.

Artikel terkait

Rekomendasi